Dongkrak Kreativitas Anak TK Melalui Media Totol Asik

Oleh: Sulistiyani, S.Pd
Guru TK Kuncup Mekar Kuwu, Kecamatan Dempet Kabupaten Demak

TAMAN kanak-kanak adalah salah satu bentuk satuan pendidikan anak usia dini pada jalur pendidikan formal bagi anak usia 4-6 tahun. Pada masa ini anak mulai sensitif untuk menerima barbagai perkembangan seluruh potensi. Proses pembelajaran di Taman Kanak-kanak dapat di lihat dari begitu banyak kegiatan-kegiatan yang merangsang perkembangan kreativitas anak, salah satunya sumber pembelajaran yang menuntut kreativitas anak dan kemampuan dalam melakukan. Pada dasarnya manusia memiliki potensi kreatif sajak awal diciptakan, dengan potensi kreativitas alami yang dimiliki setiap manusia diciptakan, maka anak senantiasa membutuhkan kreativitas dengan ide-ide kreatif.

Selamat Idulfitri 2024

Di era saat ini guru juga dituntut untuk dapat menyajikan pelajaran yang menarik, menyenangkan serta mengarah kepada pemenuhan kebutuhan dan pengharapan anak dengan menggunakan berbagai sumber informasi sehingga dapat meningkatkan potensi dan kreativitas anak. Namun untuk menciptakan suasana pembelajaran seperti itu bukan persoalan yang mudah.

Namun, melihat kenyataan di lapangan pada saat ini banyak guru di kota-kota besar yang telah terlena dengan kemajuan teknologi yang digunakan dalam dunia pendidikan. Media modern telah memudahkan dan membuat mereka ketergantungan dalam memecahkan berbagai masalah di dalam proses belajar mengajar. Mereka telah melupakan media yang bisa dikembangkan dari bahan-bahan sederhana di sekitar mereka. Akibatnya mereka menjadi kurang peka terhadap potensi disekitar lingkungan mereka. Sehingga menyebabkan guru tidak mempunyai banyak ide tentang media apa yang harus dibuat untuk memudahkan anak belajar, guru juga tidak mengerti bahan apa yang harus digunakan untuk membuat media yang diinginkan sehingga guru tidak mempunyai cukup ketrampilan untuk membuat suatu media. Kenyataan yang peneliti temukan di TK Kuncup Mekar Kuwu Kecamatan Dempet adalah kurangnya sarana dan prasarana yang mendukung di sekolah juga menghambat pengembangan kreativitas anak dalam mengembangkan ide-ide untuk menghasilkan sesuatu yang baru inilah permasalahan yang terjadi di sekolah. Selain itu, kurangnya minat anak untuk melakukan kegiatan yang membutuhkan imajinasi untuk menciptakan hasil karya yang direncanakan oleh guru. Sering anak tidak menyelesaikan tugas atau kegiatan yang berhubungan dengan hasil karya yang kreatif dan inofatif. Hal ini ditunjukkan berdasarkan data dari 20 anak didik kelompok B terdapat 13 atau sekitar 65% anak didik yang daya kreativitasnya rendah, sedangkan hanya ada 7 anak atau 35% anak yang mempunyai daya kreativitas baik.

Baca juga:  Pengaruh Pendidikan Orang Tua terhadap Minat Menyekolahkan Anak

Berdasarkan kenyataan tersebut, sebagai solusi tindakan untuk memecahkan masalah peningkatan kreativitas anak adalah dengan memanfaatkan barang-barang bekas seperti tutup botol plastik bekas sebagai media pembelajaran yang menarik. Media ini guru namakan Media Totol Asik yang merupakan akronim dari media tutup botol plastik bekas.

Menurut Criticos, media merupakan salah satu komponen komunikasi yaitu sebagai pembawa pesan dari komunikator menuju komunikan (Daryanto, 2011: 4). Kemudian adanya fakta yakni sampah ada dimana-mana. Berbagai macam sumber sampah dapat kita temukan di berbagai tempat di lingkungan kita. Di rumah, di pasar, di sekolah di perkantoran adalah tempat-tempat yang sering kita jumpai akan sampah. Kita bisa menemukan sampah organik dan non-organik. Kemasan plastik yang telah menjadi sampah yang sangat banyak jumlahnya berbahaya dan sulit dikelola. Dalam tanah, limbah/sampah pada umumnya secara alami terurai dengan sempurna, tapi untuk jenis limbah plastik terdapat perkecualian karena butuh waktu yang sangat lama sampai berpuluh-puluh tahun dan saat terurai, partikel-partikel plastik akan mencemari tanah dan air tanah. Salah satu solusi untuk limbah plastik, dalam hal ini adalah tutup botol plastik, adalah dengan cara memanfaatkan tutup botol plastik bekas itu sendiri. Anak TK diharapkan mampu berkarya dengan tutup botol plastik bekas di sekitar lingkungan mereka, tutup botol plastik dapat dimanfaatkan menjadi bentuk-bentuk binatang, hiasan rumah dan sebagainya.

Baca juga:  Implementasi Model Problem Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa

Melalui penggunaan Media Totol Asik (media tutup botol plastik bekas) faktanya dapat mendongkrak kreativitas anak TK Kuncup Mekar Kuwu Kecamatan Dempet Kabupaten Demak yang ditandai dengan tingginya pencapaian ketuntasan belajar secara bertahap.(*)