Gus Romy Sebut Gaya Sandiaga Sesuai Selera Kader PPP

Ketua Dewan Pertimbangan DPP PPP, Muhammad Romahurmuziy saat berbincang bersama Sandiaga Shalahuddin Uno, Jum'at (13/1/2023). (ISTIMEWA/JOGLO JATENG)

PEMALANG, Joglo Jateng – Ketua Dewan Pertimbangan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Muhammad Romahurmuziy (Gus Romy) menyebut Sandiaga Shalahuddin Uno memiliki gaya yang sesuai selera kader partai berlambang ka’bah.

“Warna dan gaya Pak Sandi itu memang warna dan gaya yang lebih banyak diinginkan oleh kader-kader PPP,” kata Gus Romy kepada sejumlah awak media disela Up Grading Pengurus Anak Cabang PPP se-Kabupaten Pemalang, Jum’at (13/1/2023).

Selamat Idulfitri 2024

“Jadi kalau memang Pak Sandi banyak turun di kantong-kantong PPP dalam acara, terakhir kemarin di Harlah PPP. Itu sambutan kader memang luar biasa,” lanjutnya.

Meski demikian, Gus Romy menyerahkan sepenuhnya kepada Sandi, sapaan akrab Sandiaga Shalahuddin Uno untuk menentukan pilihan perjuangan politik dengan tetap di Partai Gerindra atau berlabuh di PPP.

“Tentu kami sebagai pengurus DPP mengembalikan keinginan beliau dengan sambutan kader ini kepada beliau yang pada saatnya nanti memutuskan,” tuturnya.

Baca juga:  Pemkab Pemalang Kejar Target 14 Persen, Petakan Percepatan Penurunan Stunting

Lebih lanjut Gus Romy pun menegaskan, PPP sebagai partai yang terbuka terhadap seluruh putra bangsa yang ingin berjuang bersamanya, termasuk Sandiaga Uno.

“Kita tahu persis Pak Sandiaga Uno sudah menjadi salah satu tokoh nasional, terutama ketika mencalonkan diri sebagai calon wakil presiden tahun 2019. Sehingga kalau pak Sandi ada keinginan bergabung saya selalu katakan ‘Ahlan wasahlan’, Selamat bergabung kalau memang mau melepas KTAnya (KTA Gerindra) yang sekarang masih dipegang,” terangnya.

Terkait dengan tanggapan dari para politisi Partai Gerindra terhadap Sandi yang belakangan ini aktif bersama PPP, Gus Romy menegaskan bahwa hal itu bukan persoalan bagi PPP.

Kami tidak mencampuri urusan internal Partai Gerindra ya, tapi pada sisi yang lain mungkin rekan-rekan banyak mengikuti bahwa Pak Sandi banyak hadir di kesempatan acara kita, termasuk di Jogja. Dan insya Allah nanti akan ada beberapa acara Harlah yang tetep akan dihadiri oleh Pak Sandi,” tandasnya.

Baca juga:  Mudik Aman! Dinkes Pemalang Gelar Check Up Gratis untuk Sopir Bus

Pasangan Capres PPP

Menjawab pertanyaan terkait kemungkinan mengusung Sandi sebagai calon presiden atau wakil presiden dalam sebuah koalisi, Gus Romy menyatakan belum ada prediksi yang pasti dan bahkan keputusan untuk mengusung siapa.

“Saya kira pencapresan masih bulan September, dan hari ini posisi pencapresan masih yang paling sulit untuk ditentukan,” ujarnya.

Menurutnya, hal itu karena survey masih beragam, dan figur yang muncul memang belum menunjukkan dominasi yang kuat dari pemilih.

“Memang ada figur dua, tiga orang yang menonjol, tapi belum ada yang bisa dipastikan menang mutlak menurut hitung survey tersebut. Sehingga semua partai politik masih beda di sini,” paparnya.

Baca juga:  Dorong Peningkatan UMKM, Kemenag Pemalang Targetkan 3.000 Sertifikasi Halal

Gus Romy melanjutkan, sampai saat ini PPP masih belum fokus pada salah satu nama capres/cawapres. Sebab, pihaknya masih terus menjaring aspirasi dari kader PPP.

“Pak Ganjar memang menjadi tokoh yang sudah disuarakan oleh 15 DPW (PPP), namun itu belum mayoritas,” bebernya.

Selain Sandi, ia mengaku, ada juga kader PPP yang ingi mantan Gubernur DKI, Anis Baswedan maju lewat PPP. Untuk itu, ia masih menunggu perkembangan selanjutnya.

“Bahkan nama-nama lain yang bisa saja muncul dengan mereka turun karena menjabat kepala daerah atau jabatan lain. Karena politik itu dinamis, yang sudah pasti itu sudah mendaftar ke KPU,” kilahnya.

Gus Romy juga mengaku belum ada perhatian khusus dalam pencapresan antara Sandiaga S Uno dengan Anis Baswedan, “Belum ada yang secara khusus kita atensi, kita masih memberi peluang kepada semua kader,” tandasnya. (hms/rds)