Meningkatkan Pembelajaran IPS melalui Penggunaan Media Google Earth

Oleh: Masis, S.Pd.SD
Guru SDN 4 Mangunrejo, Kec. Pulokulon, Kabupaten Grobogan

ILMU pengetahuan sosial adalah mata pelajaran yang mempelajari kehidupan sosial yang kajiannya mengintegrasikan bidang ilmu-ilmu sosial dan humaniora. Ilmu-ilmu sosial mempelajari aspek-aspek kehidupan yang meliputi aspek sosial, ekonomi, psikologi, budaya, sejarah, geografi, dan politik. Sedangkan humaniora meliputi norma, nilai, bahasa, dan seni yang menjadi komponen kehidupan masyarakat.

Selamat Idulfitri 2024

Media berasal dari bahasa latin merupakan bentuk jamak dari medium yang secara harafiah berarti perantara atau pengantar. Dalam perkembangannya, istilah media tidak hanya berfungsi sebagai alat peraga atau alat bantu mengajar saja. Namun dalam hubungannya dengan pendekatan sistem proses belajar mengajar, media merupakan bagian integral dalam program pembelajaran.

Proses belajar mengajar pada hakekatnya adalah proses komunikasi. Yaitu penyampaian pesan dari sumber pesan/informasi melalui media/saluran tertentu ke penerima pesan. Pesan, sumber pesan, saluran/media dan penerima pesan adalah komponen proses komunikasi. Pesan yang akan dikomunikasikan adalah isi ajaran atau didikan yang terdapat dalam kurikulum, sumber pesan bisa guru, siswa, orang lain atau penulis buku, dan produsen media. Salurannya adalah media pembelajaran dan penerima pesan adalah murid atau juga guru.

Baca juga:  Implementasi Model Problem Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa

Pesan berupa isi ajaran dan didikan yang ada dalam kurikulum dituangkan oleh guru atau sumber pesan lain ke dalam simbol-simbol komunikasi. Baik simbol verbal (kata-kata lisan ataupun tertulis) maupun simbol nonverbal atau visual. Proses penuangan pesan ke dalam simbol-simbol komunikasi tersebut disebut encoding. Sedangkan penerima pesan (bisa siswa, peserta latihan ataupun guru dan pelatihnya sendiri) menafsirkan simbol-simbol komunikasi tersebut sehingga diperoleh pesan. Proses penafsiran simbol-simbol komunikasi tersebut disebut decoding.

Ada kalanya penafsiran tersebut berhasil, ada kalanya gagal. Adanya kegagalan disebabkan karena ada beberapa faktor yang menjadi penghambat dalam proses komunikasi. Penghambat komunikasi tersebut biasa dikenal dengan istilah barriers atau noises. Hambatan-hambatan tersebut meliputi hambatan psikologis, fisik, kultural, dan hambatan lingkungan.

Baca juga:  Pengaruh Pendidikan Orang Tua terhadap Minat Menyekolahkan Anak

Lingkungan memiliki peran yang cukup besar terhadap proses belajar mengajar. Lingkungan yang kondusif sangat dibutuhkan dalam proses komunikasi dan pembelajaran. Untuk itu, lingkungan belajar harus tenang, nyaman, dan menyenangkan agar proses komunikasi belajar dapat berjalan dengan baik.

Media pembelajaran sebagai salah satu sumber belajar yang dapat menyalurkan pesan dan dapat membantu mengatasi hambatan-hambatan yang ada. Secara umum, manfaat media pembelajaran adalah memperlancar interaksi guru dan siswa, dengan maksud untuk membantu siswa belajar secara optimal.

Ada perbagai macam media yang dapat digunakan dalam kegiatan pembelajaran, namun penggunaannya dalam harus lebih variatif. Supaya pembelajaran yang dilakukan oleh guru dapat berkualitas dan bermutu. Salah satunya adalah aplikasi Google Earth. Yakni sebuah program pemetaan interaktif yang disediakan oleh satelit dan fotografi udara yang mencakup seluru permukan bumi.

Baca juga:  Implementasi Model Problem Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa

Berbagai kelebihan yang dimiliki Google Earth antara lain adalah sebagi berikut. Pertama, mampu menampilkan foto-foto permukaan bumi dengan resolusi tinggi, sehingga tekstur permukaan bumi terlihat dengan jelas. Kedua, bila suatu lokasi telah dikunjungi maka untuk mengunjungi lokasi  yang sama tak perlu terhubung dengan internet lagi. Ketiga, mudah diakses dan mudah dalam pencarian lokasi suatu daerah.

Dengan memanfaatkan aplikasi Google Earth tersebut diharapkan mampu memberikan pengalaman kongkret dan meningkatkan minat siswa terhadap pembelajaran IPS. Khususnya materi Kenampakan Alam dan Kondisi Sosial Negara tetangga sekaligus pemberdayaan bantuan sarana dan prasarana pendidikan yang telah diberikan sekolah oleh pemerintah Kota Pekalongan. Di samping itu, pemanfaatan Aplikasi tersebut, guru dapat memperbaiki dan mweningkatkan kualitas pembelajaran. (*)