Mahasiswa KKN Undip Tawarkan Solusi Kreasi Bento dari Bahan Pangan Lokal Sesuai Dengan Prinsip Isi Piringku

ANTUSIAS: Para ibu balita saat menunjukkan bento hasil kreasi mereka usai diberi pendampingan oleh Mahasiswa KKN Tim 1 Undip dan kader posyandu di Balai Desa Mojorejo, Bendosari, Sukoharjo, Senin (30/1). (DOK. PRIBADI/JOGLO JATENG)

SUKOHARJO, Joglo Jateng – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim 1 Universitas Diponegoro (Undip) Tahun 2023 melakukan pendampingan dalam pembuatan kreasi bento sesuai prinsip Isi Piringku. Kegiatan itu dilakukan kepada kader posyandu balita di Balai Desa Mojorejo, Kecamatan Bendosari, Sukoharjo, pada Senin (30/1). Pendampingan ini bertujuan untuk mencegah balita di Desa Mojorejo mengalami masalah makan, seperti picky eater.

Hal itu di karenakan anak usia balita rawan mengalami masalah makan berupa picky eater. Picky eater adalah kondisi di mana anak suka memilih-milih makanan, atau hanya ingin mengonsumsi makanan tertentu. Jika dibiarkan, masalah picky eater pada anak dapat menjadi kebiasaan hingga dewasa.

Selain itu, picky eater juga akan menyebabkan anak menderita kekurangan gizi dan menyebabkan pertumbuhan tidak optimal. Oleh sebab itu, mahasiswa KKN Tim 1 Undip menginisiasi adanya pendampingan terhadap kader posyandu balita dalam kreasi bento sesuai prinsip Isi Piringku.

Pendampingan tersebut diawali dengan memberikan pencerdasan kepada kader posyandu balita, terkait praktik pemberian makan pada balita dan anak, sekaligus pengenalan mengenai Isi Piringku. Pencerdasan mengenai bento sebagai bekal makanan ala Jepang juga dilakukan.

PAPARAN: Mahasiswa KKN Tim 1 Undip Dita Paramita dan Annisa Amanda saat sosialisasi di Balai Desa Mojorejo, Bendosari, Sukoharjo, Senin (30/1)

Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan demonstrasi pembuatan bento sesuai Isi Piringku oleh mahasiswa. Kegiatan pendampingan ini dilakukan oleh dua mahasiswa KKN Tim 1 Undip dari dua jurusan yang berbeda, yaitu Dita Paramita dari Jurusan Gizi, dan Annisa Amanda Chaerani dari Jurusan Bahasa Asing Terapan.

Mahasiswa KKN Tim 1 Undip, berinovasi dengan membuat kreasi bento yang memperhatikan prinsip Isi Piringku, untuk anak usia 2-5 tahun. Bento yang dibuat telah meperhatikan komponen makanan bergizi seimbang, yaitu makanan pokok 35 persen, lauk-pauk 35 persen, serta sayur dan buah 30 persen. Selain itu, bahan makanan yang digunakan berupa bahan pangan lokal yang mudah didapatkan di Desa Mojorejo.

Lebih lanjut, kegiatan pendampingan yang kedua dilakukan pada, Rabu (1/2) yang melibatkan satu kader posyandu dan beberapa ibu balita. Pada kegiatan ini, mahasiswa mendampingi kader posyandu balita dalam menyampaikan Isi Piringku secara teori, dengan media leaflet dan mendemonstrasikan pembuatan bento kepada ibu balita.

Untuk hasil dari kegiatan pendampingan ini, yaitu kader posyandu balita sudah mampu menyampaikan hasil pelatihan terkait PMBA dan pembuatan bento sesuai Isi piringku kepada ibu balita. Selain itu, beberapa ibu balita telah mempraktikkan pembuatan bento sesuai Isi Piringku untuk anak-anaknya.

Harapannya, kader posyandu yang telah diberikan pencerdasan terkait PMBA, Isi Piringku, dan pelatihan dalam mengkreasikan bento sesuai Isi Piringku, dapat terus membagikan ilmunya kepada ibu balita lainnya secara berkelanjutan, pada setiap kegiatan posyandu. Dengan demikian, kegiatan posyandu balita juga dapat menjalankan perannya sebagai wadah untuk promosi gizi, terutama terkait pemenuhan gizi seimbang bagi anak. (*)