MTs Negeri 9 Bantul Sabet Juara II LKTIN Airforce Fair 2023

BAHAGIA: Siswa MTs Negeri 9 Bantul saat menerima penghargaan, belum lama ini. (DOK. PRIBADI/JOGLO JOGJA)

TIM Riset MTs Negeri 9 Bantul yang terdiri dari Aurel Wafa Nazirb dan Nabila Rizma Khairunnisa berhasil menyabet Juara II Bidang Ilmu Sosial dan Humaniora Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional (LKTIN) Airforce Fair 2023, belum lama ini. LKTIN diselenggarakan oleh SMA IT Al Irsyad Purwokerto sejak November 2022 lalu.

Penelitian bertajuk  “Branding Ayahku Pahlawanku: Upaya Minimalisasi Perundungan melalui Penulisan Puisi Akrostik Nama Ayah di Kelas VIII E MTsN 9 Bantul” dibimbing langsung oleh guru Bahasa Indonesia MTsN 9 Bantul Andrian Eka Saputra. Ide penelitian berawal dari kegelisahan Nabila, yang merasa di kelasnya banyak terjadi perundungan verbal dengan nama ayah, meskipun hanya bahan bercandaan.

Selamat Idulfitri 2024

“Di kelas saya, perundungan verbal dengan nama ayah ini jadi bahan olok-olokan antarsiswa dan itu sangat mengganggu, meskipun saya tidak dirundung,” kata Nabila kepada Joglo Jogja, Rabu (22/2/23).

Baca juga:  500 Los dan Kios Pasar Belik Ludes

Dari permasalahan itu, Nabila menggandeng Aurel dan Andrian untuk melakukan penelitian. Berdasarkan hasil penelitian, di kelasnya masih ada sekitar 77% siswa pernah mengalami perundungan. 70% di antaranya dirundung secara verbal dengan nama ayah. Dari angka itu, sebanyak 43% siswa korban perundungan, membalas dengan cara yang sama.

“Kalau perundungan ini tidak dihentikan akan menjadi mata rantai yang tidak berkesudahan,” ungkapnya.

Setelah berdiskusi dengan pembimbing, dua siswa itu memutuskan untuk menggunakan puisi akrostik sebagai branding ayah. Menurutnya, siswa yang melakukan perundungan verbal dengan nama ayah karena mereka belum bangga terhadap ayahnya masing-masing.

“Siswa terkadang tidak percaya diri dengan nama ayah mereka yang terkesan sering dipakai atau pasaran,” papar dua gadis itu.

Baca juga:  Bantul Dipersiapkan Jadi Percontohan Kabupaten Antikorupsi

Berkat penelitian itu, terjadi peningkatan rasa bangga siswa terhadap ayahnya sebesar 37%. Selain itu, keinginan siswa untuk merundung temannya menurun sebesar 43%. Hasil penelitian inilah yang membuat juri Airforce Fair 2023 terkesan.

Setelah mempresentasikan hasil penelitinya di depan juri dan mengikuti pameran stan selama dua hari, Nabila dan Aurel berhasil meraih Juara II Bidang Ilmu Sosial dan Humaniora Airforce Fair 2023 dan unggul dari 8 finalis lainnya.

LKTIN Airforce Fair 2023 diikuti oleh 15 finalis Bidang Ilmu Alam dan Teknologi dan 10 finalis Ilmu Sosial dan Humaniora yang berasal dari 7 provinsi di Indonesia. Lomba ini dilakukan dalam 3 tahap, yaitu seleksi abstrak, seleksi full paper, dan final.

Baca juga:  Pemkot Yogyakarta Lakukan Berbagai Antisipasi Hadapi Pemudik

Pembimbing siswa Andrian Eka Saputra mengatakan, MTsN 9 Bantul selama 3 tahun berturut-turut masuk dalam final dan meraih prestasi. Tahun 2020, dua tim MTsN 9 Bantul lolos dalam final dan salah satunya berhasil merebut Juara III. Sementara tahun 2021, dua tim riset berhasil lolos tahap final dan keduanya meraih Juara II dan III.

“Menurut saya prestasi ini yang paling menantang. Karena digelar secara offline. Dua tahun sebelumnya, lomba diselenggarakan secara online melalui Zoom,” tuturnya.

Sementara Kepala MTs N 9 Bantul Nur Hasanah Rahmawati mengucapkan, rasa syukur dan terima kasih atas penelitian dua siswanya. “Hasil penelitian ini sangat bermanfaat bagi madrasah untuk mengembangkan program antiperundungan. Jadi, hasil ini akan segera kami tindaklanjuti,” pungkasnya. (cr5/abd)