Meningkatkan Kemampuan Menulis Anak dengan Metode Baca-Simak-Cerita

Oleh: Murinah, S.Pd.SD.
Guru SDN 01 Jebed, Kec. Taman, Kab. Pemalang

DI zaman yang serba digital, minat baca anak-anak SD semakin menurun. Hal ini disebabkan oleh banyaknya distraksi dari ponsel pintar yang membuat mereka melupakan kegiatan-kegiatan mendasar yang sebenarnya sangat berguna untuk mengasah kemampuan berpikir. Salah satu kegiatan yang jika dilakukan terus menerus akan menjadi keterampilan adalah menulis.

Selamat Idulfitri 2024

Ada kendala yang menyebabkan anak-anak sukar untuk menulis. Yakni persoalan teknis yang berkisar antara tema dan menyusun kalimat. Bahkan ada hal yang lebih mendasar lagi seperti kebingungan untuk memulai dari mana. Untuk mengatasi perkara tersebut, ada beberapa alternatif yang bisa dijalankan pada tahapan sebelum penulisan agar anak-anak lebih bersemangat untuk menulis. Tawaran yang paling mungkin dilakukan untuk menemukan motivasi sampai dengan merawat giat ini bisa ditemukan, salah satunya dengan menerapkan metode baca-simak-cerita.

Metode baca-simak-cerita sangat memungkinkan untuk dilakukan dalam rangka mengasah keterampilan menulis anak-anak. Hal pertama yang harus diindahkan dari metode ini adalah menemukan passion anak-anak di berbagai bidang yang diminatinya. Namun, ada alternatif lain yang bisa ditempuh dengan lebih menyenangkan. Upaya ini bisa ditempuh dengan menjalani kehidupan sehari-hari dengan bermain laiknya anak-anak pada umumnya.

Tak hanya bagi orang dewasa, menulis hal yang disukai akan lebih terasa ringan daripada hal-hal yang dibenci. Pada proses ini, anak-anak sudah melakukan tahapan membaca. Setelah menemukan tema yang paling tepat, kumpulkan anak-anak dalam satu forum. Mintalah mereka menceritakan secara lisan peristiwa atau pengalaman yang berkesan. Sementara anak-anak yang lain menyimak.

Kenapa cerita? format cerita adalah formulasi paling sederhana untuk memantik keterampilan menulis anak-anak. Pada tahapan ini, hal yang paling penting adalah memperhatikan cerita orang lain. Dengan mengetahui cerita orang lain, imajinasi anak-anak akan lebih berkembang tanpa mengesampingkan atau bahkan melupakan cerita sendiri. Jika sudah demikian, maka cerita yang dimiliki dan berkaitan erat dengan hal kesukaannya akan semakin diperkaya. Pengayaan imajinasi ini lah yang menjadi tujuan dari proses menyimak.

Setelah tuntas dengan persoalan menyimak, hal menyenangkan lain yang harus dilakukan oleh anak-anak adalah menuliskan ulang. Pada tahap ini, jarak tutor kepada anak-anak haruslah dekat sekaligus jauh. Dekat di sini dimaksudkan untuk dapat mendengarkan keresahan anak-anak dengan lebih saksama. Sedangkan jauh di sini dimaksudkan agar tutor tidak mengintervensi persoalan teknik menulis. Bebaskan anak-anak mau menuliskan apa dan dengan cara bagaimana. Hal ini akan membuat imajinasi mereka bebas berkelana dan menemukan ide-ide luar biasa. Dari sini, setidaknya ada hasil konkret berupa tulisan dari anak-anak.

Selain perkara tiga tahapan tadi, hal yang mesti menjadi fokus utama dalam metode ini adalah apresiasi guru. Apresiasi ini dimaksudkan untuk mengatasi kekhawatiran siswa tentang hasil tulisan mereka. Dengan begitu, solusi yang bisa dilakukan adalah memberikan pujian yang bukan diarahkan pada hasil tulisan, melainkan usaha anak-anak. Guru yang apresiatif akan meninggalkan kesan pada anak-anak ketika proses menciptakan tulisan. Kondisi emosional merasa ditemani, didukung, dan dibimbing akan membangunkan energi positif anak-anak untuk terus menulis.

Menyambung persoalan apresiasi di atas, hal yang paling penting lagi dan harus dilakukan oleh seorang guru adalah menggeser sudut pandang. Perpindahan sudut pandang dari seorang guru menjadi seorang kawan sangat penting dilakukan untuk bisa lebih mendekatkan diri kepada siswa. Upaya ini secara praktis dapat digunakan untuk memahami lebih dalam lagi latar belakang proses menulis dan bahkan tulisan anak-anak tersebut. Dengan demikian, pemahaman secara emosional akan lebih memungkinkan untuk diraih. Jika merasa dipahami dengan baik, kegiatan apa saja, termasuk menulis, akan terasa mudah dan menyenangkan. (*)