Figur  

Peroleh Juara Tiga Tingkat Daerah Meski Kali Pertama

Juwita Wahyu Zahra Saputri. (DOK. PRIBADI/JOGLO JOGJA)

MENEKUNI dunia pencak silat sejak kelas empat Sekolah Dasar (SD), Juwita Wahyu Zahra Saputri berhasil memperoleh juara tiga Popda DIY. Meskipun itu kali pertama dirinya tampil di tingkat daerah.

Rara panggilan akrabnya mengatakan, dalam mengikuti pencak silat ini, dirinya diarahkan oleh orang tuanya. Maka mulai itu, dirinya ingin membuktikan bahwa dirinya harus bisa berhasil menggapai apa yang orang tuanya inginkan.

”Saat kelas empat SD, saya mulai mengasah kemampuan bela diri saya. Mulai saat itu, saya mulai menekuni lomba-lomba di tingkat kabupaten. POPDA kemarin menjadi pengalaman pertama saya untuk maju di tingkat daerah,” ungkapnya, beberapa waktu lalu.

Baca juga:  Warisi Darah Seni, Charel Berhasil Ciptakan Berbagai Lagu

Siswi kelas 10 MAN 1 Kota Yogyakarta itu mengungkapkan, sebelum mengikuti POPDA, ia mengikuti seleksi dan dengan persiapan yang cukup singkat. Kabar baiknya, ia lolos dan berhasil menjadi salah satu perwakilan kontingen dari Kota Yogyakarta.

“Selama kurang lebih satu bulan, saya konsisten menjalani latihan bersama beberapa rekan yang juga lolos seleksi POPDA. Saya sangat semangat dalam melakukan latihan selama dua sampai tiga kali dalam seminggu,” tuturnya.

Dengan kerja keras dan tekad yang kuat, membuat dirinya berhasil mendapatkan juara tiga. Itu adalah hasil yang sangat ia syukuri, mengingat lawan yang dihadapi sangat susah.

Baca juga:  Tarissa Rahmi Iffada, Mahasiswa Unisnu Jepara yang Berkarya di Bidang Seni

Jalan yang dirinya lalui tidak selalu mulus. Rara juga mengungkapkan bahwa tak jarang ia mengalami kegagalan. Namun, ia tetap memegang teguh motivasinya, bahwa bakat non akademik juga patut untuk ditekuni di samping kewajiban belajar di sekolah.

“Jika kita mengasahnya, bakat tersebut bisa menutupi kekurangan kita di bidang akademik,” tambahnya.

Pencak silat ini menjadikan kendaraan untuk Rara meraih prestasi di non akademik. Karena tidak semua orang memiliki bakat serta kemampuan yang sama dan untuk mengapai apa yang diinginkan. (cr4/abd)