TPID Pemalang Pantau Kualitas Daging Jelang Lebaran

Dokter Hewan Dispertan pemalang
UKUR: Dokter Hewan Dispertan saat memeriksa kadar air pada daging sapi di los daging pasar Comal belum lama ini. (DOK. PRIBADI/JOGLO JATENG)

PEMALANG, Joglo Jateng – Dalam rangka menjaga keamanan bahan pangan, Dispertan Kabupaten Pemalang yang tergabung dalam Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Pemalang melaksanakan pemeriksaan bahan kebutuhan pokok (Bakepok) di sejumlah pasar tradisional dan modern, belum lama ini. Dari hasil monev tersebut, pihaknya melihat kualitas daging di Pemalang sangat baik dan tidak ditemukan daging glonggongan.

Plt Bupati Pemalang Mansur Hidayat melalui Plt Kepala Dispertan Pemalang Tutuko Raharjo mengatakan, kegiatan tersebut menjadi sebuah agenda tahunan yang pasti dilaksanakan oleh tim TPID untuk mengecek bakepok. Dengan pelaksanaan ini, diharapkan bisa mencegah penyebaran bakepok yang tidak layak konsumsi, sehingga masyarakat terjaga kesehatannya.

Baca juga:  Tangapi Rendahnya IPM Pemalang, Mansur Akan Panggil BPS

“Kita kemarin laksanakan bareng-bareng dengan sejumlah OPD dan forkopimda untuk cek kelayakan pangan. Salah satu tugas kita itu memeriksa kadar air daging dari ayam, sapi, kerbau, kambing, dan domba yang alhamdulillah semua teridentifikasi sangat baik,” tuturnya.

Sementara itu, Sub. Koordinator Kesehatan Hewan dan Masyarakat Veteriner Dispertan Indri Agustiani menjelaskan, pemeriksaan oleh tim dokter hewan Dispertan ini dilakukan dengan alat khusus. Di mana alat tersebut dapat mengukur kadar air dalam daging dengan persentase maksimal 80 persen untuk daging kualitas medium.

Hasilnya tidak ditemukan daging glonggongan, bahkan rata-rata daging milik pedagang memiliki kadar air di bawah 80 persen, yaitu di angka 60-70 persen. Selain itu, pihaknya juga menyosialisasikan cara pemotongan hewan yang benar sesuai anjuran agama, karena beberapa ditemukan ada pedagang yang masih salah dalam penyembelihannya.

Baca juga:  Bupati Mansur: Rehabilitasi Narkoba Jadi Hal Serius

“Kita cek kemarin di pasar Pagi dan Comal tidak ditemukan daging tidak layak, walaupun temuan kami ada beberapa pedagang yang memotong tidak dengan syariat Islam. Jadi kami sosialisasikan untuk memotong dengan benar, yaitu dipastikan telah terpotong tiga saluran dari saluran makan, nafas, serta darah agar selain sehat, nantinya daging tersebut tetap halal dikonsumsi,” jelasnya.

Terkait dengan stok, pihaknya memastikan stok daging selama bulan Ramadan dan lebaran nanti di Kabupaten Pemalang masih mencukupi. Oleh sebab itu, masyarakat tidak perlu panik dan membeli secara berlebihan. (fan/abd)