Lebaran, Harga Bahan Pokok di Pemalang Tetap Stabil

pedagang telur ayam di Pasar Pagi Pemalang
TIMBANG: Ares pedagang telur ayam di Pasar Pagi Pemalang saat melayani pembeli, beberapa waktu lalu. (UFAN FAUDHIL/JOGLO JATENG)

PEMALANG, Joglo Jateng – Harga bahan kebutuhan pokok (bakepok) pada Idulfitri 1444 H/2023 M terpantau stabil. Para pedagang menganggap jumlah stok yang ada serta lancarnya distribusi mempengaruhi harga bakepok sehingga dapat stabil.

Salah satu pedagang telur di Pasar Pagi Pemalang Aria (49) mengungkapkan, pada lebaran ini penjualannya naik 100 persen lebih dibandingkan hari biasanya. Walaupun penjualan naik, namun harga telur miliknya tetap stabil di angka Rp 28.000 sampai Rp 27.000 per 10 kilo, dan itu termasuk harga standar saat bulan Ramadan.

Baca juga:  Permintaan Kartu Kuning Meningkat, Disnaker Pemalang Imbau Pencari Kerja Isi Formulir secara Online

“Harganya standar, satu bulan tetap segitu, tidak naik dan turun pun tidak banyak, dan alhamdulillah tetap ramai bahkan penjualan naik 100 persen. Kalau hari biasa paling dua kuintal, pada lebaran bisa 4-5 kuintal,” ujarnya.

Namun, jika dibandingkan pada saat lebaran tahun lalu, penjualan telur miliknya turun. Padahal di 2023 ini jumlah pemudik lebih banyak, namun penjualannya lebih sedikit. Ia melihat, kemungkinan masyarakat sudah menyiapkan bahan pangan jauh-jauh hari sebelum lebaran, sehingga mereka telah mempunyai stok bakepok yang cukup untuk lebaran.

Baca juga:  IPM Pemalang Terbawah se-Jateng

Selain telur, komoditi lain seperti cabai, bawang, dan sayuran lainnya juga terpantau stabil. Turah (55) pedagang sayuran menuturkan kestabilan harga tersebut bisa terjadi karena pengaruh musim saat ini yang sudah mulai stabil antara curah hujan dan panas matahari, sehingga hasil panen dapat melimpah dan pedagang mudah mendapatkan stok barang dari petani atau pengepul.

“Alhamdulillah penjualan tetap naik tapi harga di tahun ini tidak terlalu pedas seperti rasa cabainya. Dan kemungkinan setelah lebaran penjualan tetap stabil karena banyak masyarakat yang melaksanakan hajatan,” ucapnya. (fan/abd)