RSJD Surakarta Siap Pertahankan Nilai Tertinggi Kearsipan Tahun Lalu

Pengawas Internal Kearsipan Provinsi Jawa Tengah
TELITI: Pengawas Internal Kearsipan Provinsi Jawa Tengah saat melakukan penilaian di RSJD Surakarta, Rabu (10/5/23). (HUMAS/JOGLO JATENG)

SURAKARTA, Joglo Jateng – Pengawasan Internal Kearsipan Provinsi Jawa telah melakukan penilaian di Rumah Sakit Jiwa Daerah (RSJD) Surakarta, Rabu (10/5/23). Dari penilaian itu, RSJD Surakarta berharap dapat mempertahankan predikat perolehan nilai tertinggi seperti yang pernah diraihnya tahun lalu.

Direktur RSJD Surakarta dr. Tri Kuncoro MMR mengatakan, pada 2022 dalam pengawasan kearsipan internal tingkat Provinsi mendapatkan nilai 97,44. Sehingga menghantarkan RSDJ Surakarta menjadikan peringkat pertama dalam kegiatan tahunan tersebut.

“Tahun 2023 ini kita siapkan dengan matang sesuai dengan rekomendasi Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tenggah pada tahun sebelumnya. Dengan harapan dapat mempertahankan nilainya bahkan bisa naik nilainya,” ungkapnya saat ditemui Joglo Jateng di ruang Record Center RSJD Surakarta, Rabu (10/5/23).

Baca juga:  Nana Sudjana: Sinkronisasi dan Kolaborasi Kunci Perencanaan Pembangunan Jawa Tengah

Ia menambahkan, pada tahun ini pengawasan internal kearsipan dilakukan pada masing-masing bidang. Seperti pelayanan medik, keperawatan, dan penunjang. Dengan sistem kerja produksi kearsipan, pendistribusian kearsipan, serta pengolahan kearsipan.

“Nantinya, untuk arsip yang yang masih aktif akan dikerjakan oleh admin pada bidang yang menaganinya. Sedangkan yang telah tidak aktif akan disimpan dalam ruang Record Center,” paparnya.

Tri mengatakan, dalam memebedakan arsip aktif dan tidak aktif bisa diketahui melalui tahunnya. Jika lebih dari lima tahun maka arsip itu tidak aktif, namun bisa dikatakan aktif bila masih diperlukan oprasional rumah sakit, seperti surat izin.

Baca juga:  Bank Jateng Cabang Koordinator Surakarta Bersinergi dengan Korem 074/Warastratama Adakan Pelatihan UMKM bagi Anggota yang Memasuki Masa MPP

Di sisi lain Ketua Pengawasan Kearsipan Internal Provinsi Jawa Tengah Dyah Wahyu Ningsih Sh., Mh  mengatakan, tujuan kegiatan ini untuk menilai kesesuaian pengelolaan kearsipan dengan sistem standar penyelenggara kearsipan. Hal ini untuk tersedianya arsip yang terpercaya, otentik, pengelolahan yang handal, serta untuk menyelamatkan arsip.

“Untuk pengawasan internal kearsipan di Provinsi Jawa Tenggah telah dimulai sejak tahun 2018. Di mana RSJD Surakarta sendiri setiap tahunnya memiliki progress yang baik,” paparnya. (cr4/gih)