Forikan Bantul Ajak Turunkan Stunting Melalui Gemarikan

Kepala DKP Istriyani
KOMPAK: Kepala DKP Istriyani saat melakukan sosialisasi kepada anggota Forikan di Rumah Makan Wos, Gatak, Bantul, Kamis (25/5/23). (ISTIMEWA/JOGLO JOGJA)

BANTUL, Joglo Jogja – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Bantul menyelenggarakan Pertemuan Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) tingkat Kabupaten Bantul. Sosialisasi dilakukan untuk menurunkan stunting dengan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan).

Kepala DKP Istriyani mengatakan, Tim Forikan dibentuk pada tahun 2022. Tugasnya ialah sesuai dengan Organisasi Perangkat (OPD), yaitu mensosialisasikan kepada masyarakat tentang gemari di masyarakat.

“Konsumsi ikan di Kabupaten Bantul masih tergolong rendah. Untuk itu tim yang tergabung dalam Forikan diharapkan menjalankan tugasnya sesuai OPD yaitu menuntaskan stanting,” ucapnya di Rumah Makan Wos, Gatak, Sewon, Kamis (25/5/23).

Baca juga:  Debt Collector Dilarang Berhentikan Pengguna Kendaraan

Menurutnya, Forikan sendiri bertujuan tidak hanya untuk Gemari, tetapi juga untuk pengentasan stunting juga. Sehingga pada setiap hari senin semua pihak di daerah ini dapat memberikan nutrisi ikan.

“Saya berharap pengusaha makanan, penginapan, serta masyarakat se-Bantul, bahwa setiap hari Senin, ketika ada pertemuan dan kegiatan lainnya untuk bisa menyajikan olahan ikan laut atau tawar,” terangnya.

Disisi lain, Ketua Forikan Bantul Emi Masruroh menyampaikan, Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) harus lebih disosialisasikan lagi untuk meningkatkan konsumsi ikan di masyarakat. Supaya tingkat stunting di Bantul bisa terus menurun.

Baca juga:  Iduladha, Wujud Ukhuwah Islamiyah

“Saya harapkan, pengurus dan anggota Forikan yang hadir lebih giat dalam menyosialisasikan Gemarikan kepada masyarakat. Sehingga, seluruh pihak yang tergabung dalam Forikan dapat mendukung pemerintah dalam memasyakatkan makan ikan, membantu dalam pengentasan stunting di Kabupaten Bantul,” jelasnya.(cr4/ziz)