RSUD Saras Adyatma Mulai Layani BPJS

RSUD Saras Adyatma
SENANG: Bupati Bantul saat menerima bantuan alat pendukung kesehatan di RSUD Saras Adyatma, Selasa (30/5/23). (RIZKY ADRI KURNIADHANI/JOGLO JOGJA)

BANTUL, Joglo Jateng – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Saras Adyatma segera membuka layanan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS) untuk masyarakat di kabupaten Bantul dan sekitarnya. Hal itu ditandai dengan komitmen yang dituangkan dalam perjanjian kerja sama antara RSUD Saras Adyatma dan BPJS Cabang Utama, Selasa (30/5).

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bantul Agus Tri Widiyantara mengatakan, saat ini RSUD Saras Adyatma telah membuka empat jenis pelayanan, yakni poli anak, poli penyakit dalam, poli bedah, dan poli kandungan. Sementara itu, kapasitas rawat inap di rumah sakit ini sejumlah 50 bed.

Angka ini akan ditambah seiring dengan pembangunan fasilitas gedung yang saat ini masih dalam tahap pembangunan. Dengan begitu, diharapkan dapat mengakomodasi peserta dengan jaminan sosial, salah satunya BPJS Kesehatan di Bantul yang saat ini cakupannya mencapai 97%.

Baca juga:  Status Gunung Merapi Siaga Darurat, Warga Diminta Waspada

“Antusiasme masyarakat luar biasa. Masyarakat menunggu kapan kerja sama dengan BPJS. Mulai 1 Juni, pasien BPJS sudah bisa dilayani sesuai prosedur yang berlaku,” ungkapnya, Selasa (30/5/23).

Dengan adanya kerja sama ini, akan semakin memudahkan masyarakat untuk mendapatkan layanan kesehatan yang terjamin mutu dan kualitasnya tanpa perlu memikirkan biaya. Mengingat rumah sakit tersebut tipe D yang menjadi rujukan dari fasilitas kesehatan tingkat pertama, baik itu puskesmas maupun klinik kesehatan lain yang bekerja sama.

Sementara itu, Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengapresiasi langkah cepat dari jajaran Dinkes untuk bersinergi dengan BPJS Kesehatan. Mengingat peningkatan derajat kesehatan masyarakat adalah komitmen pemerintah.

Baca juga:  6 Kecelakaan dan 3 Korban Meninggal, Polres Bantul Pasang Ban Bekas dan Imbau Pengendara Berhati-hati di Jalan Imogiri-Dodogan

“Sektor kesehatan sampai kapan pun akan menjadi sektor prioritas kita. Sarpras terus kita bangun dan lengkapi untuk mencapai derajat kesehatan masyarakat semakin baik,” ungkap Halim. (cr4/abd)