Kudus  

SMP 2 Jekulo Gelar MPLS, Dorong Siswa Baru Berkreasi

kepala SMP 2 Jekulo Jufri
BARU: Tampak kepala SMP 2 Jekulo Jufri sedang memberikan pembagian kelompok kepada peserta didik baru dalam mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Senin (17/7/23). (GALANG WITAHTA/JOGLO JATENG)

KUDUS, Joglo Jateng – Hari pertama tahun ajaran 2022/2023 Sekolah Menengah Pertama (SMP) 2 Jekulo menggelar Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi seluruh peserta didik baru. Kegiatan tersebut berlangsung mulai Senin (17/7) hingga Kamis (20/7) mendatang.

Kepala SMP 2 Jekulo, Jufri menjelaskan, agenda MPLS memiliki maksud untuk mengenalkan seluk-beluk lingkungan sekolah mereka. Pada kesempatan tersebut, peserta didik baru diberikan pembekalan dalam bentuk materi yang disajikan.

Selamat Idulfitri 2024

“MPLS ini berlangsung selama 3 hari lamanya. Kami rasa waktu tersebut cukup untuk memberikan pengetahuan kepada peserta didik baru soal lingkungan sekolah,” ungkapnya.

Baca juga:  Polres Kudus Bekuk Pelaku Pengganjal Uang di ATM

Tak hanya itu, MPLS kali ini sebagai sarana untuk menunjukkan rasa nyaman saat belajar bagi para siswa dan siswi baru. Mereka dikenalkan lingkungan sekolah, baik secara fisik maupun non fisiknya.

Ia menyampaikan, para peserta didik baru yang hendak memulai proses di sekolah nya berjumlah 255 siswa. Jumlah tersebut didominasi oleh siswa yang berlatar belakang pendidikan sekolah dasar (SD).

“Kalau tahun ajaran ini banyak yang dari lulusan SD. Kalau dari madrasah ibtidaiyah ada beberapa saja,” ucapnya.

Dirinya meminta kepada peserta didik baru untuk berkreasi sebanyak mungkin di tempat pendidikan yang baru tersebut. Tak hanya itu, ia pun mendorong siswa untuk selalu taat terhadap segala regulasi yang ada di lingkungan baru nya itu.

Baca juga:  Inovasi Desa Ngembal Kulon Kudus, Internet Murah dan Tahan Listrik Padam

“Ini tempat baru bagi mereka. Jadi, mulai saat ini harus dapat beradaptasi terhadap lingkungan ini. Kita himbau, untuk bersikap sopan dan menjunjung tinggi tata Krama kepada orang yang lebih tua,” tegasnya.

Pada agenda MPLS itu, Pihaknya dengan tegas telah memberikan arahan kepada pembina maupun anggota OSIS untuk tidak bersikap arogan atau perilaku yang tak senonoh kepada siswa baru. Hal tersebut perlu dilakukan supaya tindakan atau aktivitas yang berbau kekerasan tidak terjadi. (cr3/fat)