Pemkab Pemalang Dapat Predikat Nindya KLA

Plt Bupati Pemalang Mansur Hidayat
BANGGA: Plt Bupati Pemalang Mansur Hidayat didampingi Kepala OPD terkait saat mendapatkan Anugrah Predikat Nindya dalam Malam Penganugerahan KLA 2023 di Kota Semarang, Sabtu (22/7). (DOK. PRIBADI/JOGLO JATENG)

PEMALANG, Joglo Jateng – Setelah lima tahun berturut-turut berada pada predikat Madya pada penilaian Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak RI, di momentum Hari Anak Nasional 2023 Kabupaten Pemalang naik kelas menjadi Nindya. Dengan torehan itu, Pemkab berharap seluruh stakeholder masyarakat bisa terus berkolaborasi dan bersinergi, hingga Pemalang bisa mendapatkan predikat tertinggi KLA di Jawa Tengah.

Plt Bupati Pemalang Mansur Hidayat mengatakan, penerimaan itu sebagai sebuah motivasi dan semangat untuk Pemkab dan masyarakat dalam rangka mewujudkan KLA di Pemalang. Sehingga Anak yang kelak menjadi penerus perjuangan dan kemajuan bangsa bisa mendapatkan hak serta kewajiban mereka.

Baca juga:  Cegah DBD, Dinkes Pemalang Imbau Masyarakat Laksanakan 3M Plus

“Alhamdulillah tahun ini Pemalang mendapatkan predikat Nindya, setelah sekian lama di peringkat Madya. Ke depan, prestasi ini harus terus ditingkatkan, agar di 2024 dapat naik tingkat menjadi Utama, hingga akhirnya bisa berada diperingkat teratas yaitu KLA,” tuturnya.

Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Dinsos KBPPPA Pemalang Moh Tarom menjelaskan, penghargaan Nindya ini diterima setelah proses panjang penilaian yang dilakukan oleh Kementerian PPPA tahun ini. Di mana Kabupaten Pemalang mendapatkan nilai skor melebihi 700 point dan Pemalang jadi satu dari 11 kabupaten/kota di Jawa Tengah yang saat ini telah mendapatkan predikat Nindya.

Baca juga:  Lomba Merpati Kolong Meriahkan Peringatan HUT Bhayangkara ke-78

Dalam usaha untuk meningkatkan predikat KLA 2024, pihaknya akan melakukan beberapa langkah, yaitu meningkatkan cakupan dan kualitas layanan pemenuhan hak dan perlindungan anak, antara lain akta kelahiran, Njuh Sekolah Maning untuk ATS, faskes ramah anak, layanan korban kekerasan. Serta bersama seluruh OPD, masyarakat dan dunia usaha membuat sebuah komitmen dalam peningkatan pemenuhan hak dan perlindungan anak.

“Harapan dengan adanya penghargaan Nindya ini adalah semakin meningkatkan semangat kinerja seluruh stakeholder, baik pemerintah, masyarakat, dunia usaha maupun akademisi dalam berkolaborasi dan bersinergi mewujudkan Pemalang Layak Anak. Dengan menciptakan lingkungan yang ramah dan aman bagi anak, baik dari lingkungan keluarga, desa, lembaga pendidikan maupun area publik,” ujarnya. (fan/abd)