Kudus  

5 Orang Diduga Pelaku Pengeroyokan di Jati Kudus Diciduk

pelaku tindak pidana pengeroyokan yang berhasil diamankan Polres Kudus
Tangkap: Salah satu terduga pelaku tindak pidana pengeroyokan yang berhasil diamankan Polres Kudus. (GALANG WITAHTA/JOGLO JATENG)

KUDUS, Joglo Jateng – Tim Resmob Sat Reskrim Polres Kudus meringkus lima orang yang diduga sebagai pelaku tindak pidana pengeroyokan, beberapa waktu lalu. Pengeroyokan terjadi di sebuah tempat karaoke yang berada di Desa Jati Wetan, Jati, Kabupaten Kudus.

Kapolres Kudus, AKBP Dydit Dwi Susanto melalui Kasat Reskrim, AKP R Danang Sri Wiratno mengungkapkan, pihaknya akan terus memburu para pelaku pengeroyokan yang lainnya. Saat ini identitas pelaku pengeroyokan yang belum tertangkap telah diketahui identitasnya.

“Pelaku sudah kita tangkap. Sampai saat ini sudah ada lima orang pelaku yang sudah kami amankan,” ujarnya.

Baca juga:  Menteri AHY Resmikan Implementasi Sertifikat Tanah Elektronik di Provinsi Jawa Tengah

Dirinya mengatakan, saat ini lima pelaku pengeroyokan DK (21), DK (21) dan TS (47) ketiganya merupakan warga Kecamatan Kota. Sedangkan SP (42) dan HS (30) warga Kecamatan Jati, masih dalam proses pemeriksaan Satreskrim Polres Kudus.

Menurutnya, kejadian bermula ketika pengelola tempat karaoke berselisih paham dengan korban beberapa hari sebelumnya dan dapat terselesaikan. Selanjutnya, pada Kamis (20/7) malam, para korban mendatangi tempat karaoke lagi untuk bernyanyi.

Melihat para korban datang, pengelola tempat karaoke rupanya masih menaruh dendam kepada para korban. Kemudian mengajak teman-temannya untuk memukuli korban.

Baca juga:  PEKA Muria Genap Setahun Jaga Ekosistem Biodiversity Hutan

“Pelaku dendam, karena beberapa hari sebelumnya sudah ada masalah dengan para korban. Kemudian pada hari kejadian, para pelaku yang sudah dalam pengaruh miras akhirnya melampiaskan amarah kepada para korban usai berkaraoke dilokasi tersebut,” terangnya.

Saat ini polisi masih terus melalukan penyelidikan terhadap kasus ini. Polisi juga masih memburu pelaku lainnya untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Para Pelaku tersebut diancam pasal 170 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) tentang pengeroyokan. Dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama lima tahun enam bulan. (cr3/fat)