Kudus  

Komisi C DPRD Kudus Dorong Normalisasi Sungai Wulan Segera Dilakukan

Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Kudus Rochim Sutopo
Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Kudus Rochim Sutopo. (HUMAS/JOGLO JATENG)

Gema DPRD Kudus

KUDUS, Joglo Jateng – Pengerjaan normalisasi sungai Wulan yang menghubungkan Kabupaten Kudus dan Demak, Jawa Tengah saat ini mencapai tahap pelelangan. Sungai yang terintegrasi seperti Sungai Juwana, Serang Wulan Draine (SWD) 1 dan 2 juga akan jadi prioritas normalisasi.

Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Kudus, Rochim Sutopo belum mengetahui jadwal terkait normalisasi yang mencapai proses pelelangan saat itu.

“Untuk jadwalnya belum tahu. Tapi saya akan menanyakan lebih lanjut ke panitia pelelangan. Prosesnya gimana karena sampai saat ini belum tahu,” ungkapnya kepada Joglo Jateng.

Baca juga:  KMPS Ingatkan Warga tidak Buang Sampah Sembarangan

Lebih lanjut, dirinya berharap pada Agustus mendatang pengerjaan normalisasi bisa segera dikerjakan. Sebab, saat ini sedang musim kemarau. Untuk itu dirinya mendorong untuk segera dilaksanakan pengerjaannya.

“Mengingat sudah musim kemarau, semoga bisa segera dilaksanakan jangan sampai terjadi hujan lagi,” tandasnya.

Untuk itu, DPRD Kudus berupaya menekan BBWS agar segera bisa dilaksanakan pengerjaannya. Sehingga hal itu tidak terganggu. Dikawatirkan jika dikerjakan akhir tahun akan terjadi hujan yang menyulitkan pengerjaan.

“Percepatan insfratruktur juga saat ini pengerjaannya masih terlambat. Saat kita sampaikan masih belum ada percepatan untuk pembangunan infrastruktur. Masih landai,” bebernya.

Baca juga:  BKPSDM Kudus Usulkan Ratusan Formasi CASN

Pihaknya juga memberikan dorongan kepada Dinas PUPR Kudus untuk segera melakukan pelelangan. Entah itu di pengadaan barang maupun jasa. Sehingga pelaksanaan segera terealisasi.

Sebelumnya, Ketua DPRD Kudus, Masan juga melakukan tinjauan di aliran Sungai Pendo, Mejobo, Selasa (6/6). Kedatangannya saat itu untuk meninjau lokasi yang nantinya hendak dibangun talud. Pembangunan tersebut diharapkan mampu untuk mengalirkan air secara lancar hingga meminimalisir bencana banjir kala musim hujan.

“Secara bertahap aliran Sungai Pendo nanti dinormalisasi. Sehingga aliran sungai bisa mengalir dengan lancar,” ujarnya. (cr12/cr3/fat)