BPTIK Kembali Gelar Karya bagi Guru dan Siswa

Kepala BPTIK Jateng, Kurniawan Nurdiyanto
Kepala BPTIK Jateng, Kurniawan Nurdiyanto. (DOK. PRIBADI/JOGLO JATENG)

SEMARANG, Joglo Jateng – Balai Pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan dan Kebudayaan (BPTIK Dikbud) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Jawa Tengah kembali mengadakan Gelar Karya Guru dan Siswa Jawa Tengah 2023. Temanya Merdeka Berkarya Tetap Berbudaya.

Kegiatan yang mengkolaborasikan antara guru dan siswa itu dibagi menjadi 8 kategori lomba. Di antaranya video best practice inovasi sekolah, video pembelajaran, edugame, film pendek, multimedia pembelajaran interaktif. Kemudian video animasi pembelajaran, video drama budaya Jawa Tengah, dan video P5 sekolah. Pelaksanaan lomba dimulai 14 Juni sampai 22 November 2023.

Baca juga:  Pajak Hiburan Naik, Bapenda Kota Semarang Bertemu Pagersemar

Kepala BPTIK Jateng Kurniawan Nurdiyanto mengatakan, tujuan dari gelar karya siswa dan guru ini sebagai salah satu bentuk alternatif implementasi paradigma pengembangan pendidikan berbasis kompetensi (competence-based) bagi tenaga pendidik dan anak-anak. Guru dituntut untuk melek digital, agar bisa membuat pembelajaran yang menarik dan menantang.

“Harapannya para guru ini melek digital. Mereka bisa berinovasi, berkreatifitas dengan pengembangan ajar berbasis teknologi,” kata Kurniawan saat dikonfirmasi, Minggu (30/7/23).

Misalnya pada video animasi pembelajaran, kata dia, pada kategori ini guru tidak hanya di asah kemampuannya dalam ilmu pengetahuan. Tapi juga menerapkannya pada teknologi. Sehingga karya yang dibuat ini bisa memudahkan siswa menangkap lebih cepat ilmu yang diajarkan.

Baca juga:  Mbak Ita Ingatkan Pentingnya Netralitas ASN

“Saat melihat video yang menyenangkan. Mereka bisa bermain sambil belajar maka akan lebih cepat ditangkap (pelajarannya),” imbuhnya.

Menurutnya zaman terus berubah. Teknologi membawa dampak diberbagai sektor termasuk pendidikan.

Pemerintah juga telah meluncurkan platform Merdeka Belajar yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas pendidikan di era revolusi industri 4.0 menuju era society 5.0. Karena itu, guru sebagai pangajar harus siap beradaptasi agar lebih kreatif, inovatif, produktif, adaptif, dan kompetitif.

“Merespon perubahan tersebut diharapkan gelar karya ini mampu mendorong tenaga pendidik terbuka dan beradaptasi dengan perkembangan zaman. Khususnya penguasaan terhadap teknologi digital,” imbuhnya.

Baca juga:  BPSDMD Jateng Gelar Sosialisasi Program Pengembangan Kompetensi ASN

Pihaknya mengaku telah melaksanakan sosialisasi ke berbagai sekolah di Jawa Tengah. Untuk persyaratan lebih lanjut peserta dapat mengakses laman http://S.id/gelarkarya23. (luk/mg4)