SD Negeri Pekunden Hadirkan Panggung Ekspresi Siswa di Puncak MPLS

Siswa SD Negeri Pekunden
PERCAYA DIRI: Siswa SD Negeri Pekunden menggunakan kostum adat daerah usai mengisi Puncak MPLS, beberapa waktu lalu. (DOK. PRIBADI/JOGLO JATENG)

SEMARANG, Joglo Jateng –Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SD Negeri Pekunden telah usai pada Jumat (28/7) lalu. Pada hari tersebut, sekolah menghadirkan acara bertemakan Panggung Ekspresi Siswa yang menyajikan berbagai penampilan dari para siswa.

Kepala SD Negeri Pekunden, Abdul Khalik mengukapkan, penampilan pertunjukan dari setiap kelas memiliki tema yang berbeda-beda. Sebelumnya, masing-masing ruang kelas SD Negeri Pekunden telah memiliki konsep branding yang mengusung berbagai macam suku di Indonesia. Seperti Dayak, Sunda, Batak, dan lainnya.

“Puncak MPLS serasa Parade Katulistiwa karena anak-anak menampilkan pertunjukan sesuai tema kelasnya masing-masing,” ucapnya, beberapa waktu lalu.

Baca juga:  KPU Kota Semarang Gelar Simulasi Pemilihan dan Penghitungan Suara

Selain itu, kata dia, dalam puncak MPLS ini, SD Negeri Pekunden juga mendemokan beberapa ekstrakurikuler unggulan yang telah mengukir berbagai prestasi. Salah satunya, ekstrakurikuler rebana yang telah meraih beberapa kali juara tingkat provinsi. Ada juga penampilan dari delegasi lomba MAPSI (Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Seni Islami) serta penampilan ekstrakurikuler tim senam ritmik.

“Tak kalah menariknya, ektrakulikuler senam ritmik SD Negeri Pekunden baru saja meraih juara di tingkat internasional. Dan ekstrakurikuler senam artistik baru saja meraih juara 2 pada ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat provinsi,” jelasnya.

Baca juga:  Kembangkan Kreativitas Sastra, MAN Pemalang Kirim Siswa ke Ajang Nasional

Abdul berharap, penampilan siswa berprestasi akan terus memacu para siswa lain untuk mengembangkan potensi diri mereka. Sekaligus menjadi inspirasi kedepannya.

Tak hanya panggung ekspresi saja yang diadakan. Namun juga ada beberapa rangkaian kegiatan lainnya seperti santunan anak yatim piatu, flashmob senam aerobik, makan bersama, penyuluhan Napza. Lalu, tampilan kafilah MAPSI unjuk kontingen bahasa Jawa, pertunjukkan senam ritmik, artistik, dan aerobatik gymnastic.

Sementara itu, salah satu siswa kelas 5 yang menampilkan ekstrakulikuler senam ritmik, Dewi Ayudyah Putri Sekar Jagad mengaku senang dapat menampilkan senam ritmik di depan teman-temannya. Terlihat dirinya mempraktekan beberapa gerakan senam ritmik. Dirinya juga percaya diri untuk memutar tubuhnya sebesar 360 derajat di atas matras.

Baca juga:  Kesbangpol Jateng Imbau Masyarakat tak Provokatif selama Pemilu

“Rasanya senang bisa menampilkan senam ritmik, harapannya semoga teman-teman lainnya yang tertarik bisa semakin semangat berprestasi,” ungkapnya.

Diketahui, di tahun 2022 lalu, dirinya berhasil menjuarai Kejuaraan Internasional Ritmik. Yakni Vivace 1th RG International Competition 2022 yang digelar di Malaysia. (cr7/mg4)