Kota Semarang Paling Banyak Alami Bencana

Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Jateng, Dikki Ruli Perkasa
Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Jateng, Dikki Ruli Perkasa. (LU'LUIL MAKNUN/JOGLO JATENG)

SEMARANG, Joglo Jateng – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Tengah (Jateng) mencatat sebanyak 233 kejadian bencana di pertengahan tahun 2023, terkhusus selama periode bulan Juni hingga Juli. Kejadian bencana terbanyak ada di Kota Semarang dengan 30 kejadian. Lalu disusul Kabupaten Klaten 21 kejadian, serta Kabupaten Grobogan dan Sragen masing-masing 19 kejadian bencana, dan sisanya tersebar di daerah lain.

“Kota Semarang menjadi daerah terdampak bencana paling banyak, diikuti Klaten, Grobogan, dan Sragen di urutan Kedua, ketiga dan Keempat,” ungkap Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Jateng, Dikki Ruli Perkasa, Selasa (1/8/23).

Baca juga:  Harlah NU Momentum untuk Muhasabah

Jumlah kebakaran rumah/permukiman sebanyak 109. Terbanyak di Grobogan 16 kejadian. Kota Semarang dan Kabupaten Semarang masing-masing 13 dan 10 kejadian kebakaran rumah. Sisanya di kabupaten/kota lain di Jateng.

“Dalam kurun waktu tersebut, 33 rumah rusak berat, 16 rumah rusak sedang dan 25 rumah rusak ringan. Bulan Juni-Juli 2023 telah terjadi sedikitnya 47 kali kejadian kebakaran hutan dan lahan di Jawa Tengah. Dalam kurun waktu tersebut, 82,2342 Hektar lahan terbakar,” ungkap Dikki. (luk/mg4)