PPS PGOT Mardi Utomo dan UNNES Perkuat Assesment bagi Penerima Manfaat

Kepala PPS PGOT Mardi Utomo Semarang Moh Sigit
BERJABAT TANGAN: Kepala PPS PGOT Mardi Utomo Semarang Moh Sigit dan Dosen FIPP Unnes, Sugiyarta S sepakat bekerja sama untuk mengembangkan jejaring, di PGOT Mardi Utomo, Selasa (1/8/23). (ISTIMEWA/JOGLO JATENG)

SEMARANG, Joglo Jateng – Delegasi Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi (FIPP) Unnes Semarang bersama PPS PGOT Mardi Utomo bersepakat untuk menjalin kolaborasi dalam rangka penguatan jejaring dan peningkatan kapasitas kedua belah pihak. Hal ini ditandai dengan kesinambungan koordinasi yang terus menerus antara PPS PGOT Mardi Utomo dengan FIPP Unnes.

Program kerjasama jejaring ini meliputi implementasi layanan assesment, konseling, dan pendampingan bagi para Penerima Manfaat di lingkungan PPS PGOT Mardi Utomo Semarang.

Dosen FIPP Unnes, Sugiyarta S mengatakan, kolaborasi antara unsur akademis dengan unsur praktisi birokrasi sangat diperlukan. Unnes sebagai wadah intelektual akademis dirasa perlu untuk menerapkan dan mengaplikasikan secara langsung setiap dasar-dasar keilmuan yang telah dipelajari untuk dapat dipraktekkan langsung di komunitas masyarakat spesifik sebagai obyek.

Baca juga:  Perkuat Sinergi, Pemprov Jateng dan BNPT Bantu Serta Dukung Korban Kejahatan Terorisme

“Dan di PPS PGOT Mardi Utomo inilah merupakan tempat yang ideal untuk kepentingan simbiosis mutualisme dalam mengaplikasikan dasar-dasar keilmuan dimaksud,” ucapnya, Selasa (1/8/23).

Selaras dengan hal tersebut, Kepala PPS PGOT Mardi Utomo Semarang Moh Sigit merespons cepat dan menyambut baik kegiatan ini. Ia ajukan konsep inovasi layanan kepada Unnes untuk beberapa layanan inovasi PPKS.

“Saya berharap sinergitas kolaborasi tersebut harus selalu ditingkatkan terutama dengan membuat langkah-langkah inovasi positif yang strategis untuk mengembangkan assesment dan pendampingan kepada para Penerima Manfaat,” katanya.

Baca juga:  Gandeng Puskesmas Genuk, KKN Posko 37 UIN Walisongo Mengadakan Sosialisasi Kesehatan

Dalam kesempatan itu pula, Kepala PPS PGOT Mardi Utomo mengajukan rancangan kerjasama kepada Unnes untuk menyusun pola jejaring yang lebih tinggi yaitu melalui sustainable corporation dengan FIPP Unnes. Sehingga kedepannya PPS PGOT Mardi Utomo bisa menjadi laboratorium sosial bagi segenap akademisi Unnes untuk pengembangan praktek keilmuan. (*/gih)