Dishub Bantul Rencakan LPJU Berbasis Smart City

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bantul Singgih Riyadi
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bantul Singgih Riyadi. (SYAMSUL HADI/JOGLO JATENG)

BANTUL, Joglo Jogja – Dinas Perhubungan (Dishub) Bantul merencanakan, lampu penerangan jalan umum (LPJU) berbasis smart city atau kota pintar. Nantinya, setiap LPJU bisa dikendalikan jarak jauh dengan sistem Information Technology (IT).

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bantul Singgih Riyadi menerangkan, sejauh ini LPJU di Bantul sudah hampir 13.000 titik. Dari keseluruhan, 75 persen menggunakan sumber daya listrik dan 25 persen sisanya mamakai tenaga sinar matahari atau solar cell.

“Kedepan LPJU ini akan menyesuaikan tuntutan zaman, yaitu berbasis smart city. Jadi bisa dikendalikan dengan android, bisa diredupkan, diterangkan dan dipadamkan dengan sistem IT,” paparnya, Selasa (8/8).

Baca juga:  UGM Tuan Rumah Konferensi Internasional AAS-in-Asia, Bahas Peran Penting Asia di Dunia

Adapun anggaran untuk pengadaan LPJU di tahun in sendiri, yakni sebesar Rp 13,150 miliar yang akan dialokasikan di 1.003 titik, tersebar di 17 kecamatan. Sedangkan, untuk anggaran perawatan sebesar Rp 1 miliar, untuk perawatan suku cadang dan tiang-tiang rusak.

“Secara bertahap, lampu-lampu yang sudah lama bahkan sudah ada yang lebih dari 10 tahunan akan kami ganti dengan lampu LED. Karena lebih terang dan hemat daya. Juga yang masih menggunakan lampu konvensional, juga akan kita ganti,” tuturnya.

Sementara itu, Dishub Bantul setiap tahunnya akan merencanakan progam LPJU baru. Maka demikian, semua lokasi yang masih membutuhkan lampu penerangan sudah dipetakan oleh pihaknya.

Baca juga:  Cegah Kejahatan AI, Warga Diminta Speak Up

“Kami sudah memetakan beberapa lokasi yang menjadi target. Harapannya, tidak ada lagi titik atau jalan kabupaten yang tidak memiliki penerangan. Sedangkan, untuk LPJU berbasis smart city bisa menghemat biaya pengeluaran perbulannya, sehingga tidak terjadi pemborosan biaya,” pungkasnya.(cr13/sam)