Figur  

Lingkungan yang Baik, Mendatangkan Kebaikan

Kadhumatul Hilma
Kadhumatul Hilma. (DOK. PRIBADI/JOGLO JATENG)

LINGKUNGAN yang baik, akan mendatangkan suatu kebaikan pula. Oleh karenanya, mencintai lingkungan itu penting dilakukan.

Hal tersebut disampaikan Ketua Komunitas Pencinta Lingkungan (Wapalhi) di Jepara, Kadhumatul Hilma. Ia mencontohkan seperti pesisir pantai, apabila tidak dirawat dengan baik, yaitu bersih-bersih sampai menanam pohon mangrove dapat berakibat fatal. Mulai dari abrasi bahkan ancaman akibat tsunami yang lebih parah.

“Sehingga merawat lingkungan itu penting untuk dilakukan,” papar Hilma kepada Joglo Jateng, Selasa (8/8/23).

Menciptakan lingkungan yang baik, dara kelahiran Jepara ini menyampaikan, dimulai tidak harus dengan kegiatan yang besar, lalu baik semunya. Namun, dari diri sendiri dan lingkungan terdekat.

Baca juga:  Beri Motivasi pada Remaja lewat Duta GenRe

“Ada kawan, diberitahu bahwa menjaga kebersihan itu penting dilakukan. Tempat yang baik atau bersih, akan membuat nyaman orang yang menempati. Ketika nyaman, mau melakukan kegiatan pun enak,” terang dia.

Sementara itu, selama Hilma menjadi Ketua Wapalhi di Unisnu Jepara, ia menceritakan bahwa Wapalhi fokus di bidang penghijauan. Sebagai komunitas pencinta alam, memang sudah seharusnya merevitalisasi dan menjaga alam.

“Penghijauan lingkungan merupakan tanggung jawab Wapalhi. Jadi tidak heran kalau Wapalhi terus melakukannya bersama komunitas pencinta alam lain, dengan tujuan merevitalisasi dan menjaga alam dari kerusakan yang ada,” jelas pemilik akun Instagram @Kazhumatulhilma.

Baca juga:  Daraen dan Nisrina, Siswa MTsN 9 Sleman yang Berhasil Kembangkan Riset untuk Bantu Orang Buta

Sejauh ini, Wapalhi telah melakukan penghijauan di lereng Muria dan pesisir pantai Jepara. Diperkirakan, sudah 16 kali kegiatan untuk merevitalisasi kawasan yang rentan dari ancaman abrasi maupun longsor.

“Program Revitalisasi Hutan Mangrove Pesisir Jepara (RHMPJ) sebanyak empat kali di berbagai kawasan. Kalau pesisir Gunung Muria, sudaj 12 kali kita melakukan. Semoga, dengan melakukan kebaikan terhadap lingkungan, alam pun merespon dengan baik pula,” pungkasnya. (cr2/gih)