Bangga Perkuat Tim Indonesia di SEA Games

Mutiara Oktarani Nurul Al Pasha
Mutiara Oktarani Nurul Al Pasha. (DOK.PRIBADI/JOGLO JOGJA)

TERPILIH untuk mewakili Tim Merah-Putih dalam ajang SEA Games tentu menjadi kebanggaan tersendiri bagi Mutiara Oktarani Nurul Al-Pasha. Tak hanya bagi dia, Pengurus Kabupaten (Pengkab) Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Sleman juga turut merasakan kebanggaan.

Rasa syukur dirasakan karena Pasha sukses mewakili Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) untuk berkontribusi dan berjuang untuk Tim Merah-Putih di event bergengsi tersebut. Tak dipungkiri, capaian itu tentu dapat mengharumkan nama DIY dan Sleman.

Pasha berhasil menjadi bagian dari kontingen Indonesia yang berlaga di SEA Games 2023 Kamboja dalam tim cabang olahraga (cabor) atletik bersama 26 atlet lainnya. Bergabungnya Pasha, tercantum dalam Keputusan Komite Olimpiade Indonesia Nomor 09/NOC-INA/PRE/2023 tentang Penetapan Atlet Kontingen Indonesia pada SEA Games Kamboja 2023.

Baca juga:  Disdikpora DIY Wajibkan Semua Sekolah Terima ABK

Pada SEA Games 2023, Pasha turun di nomor 800 meter putri. Pertandingan ini akan berlangsung di Morodok Techno International Stadium, Kamboja pada 10 Mei 2023 lalu. Dikatakan, sejak 2020, Pasha sudah bergabung dalam pemusatan latihan nasional (pelatnas). Kala itu, usianya masih 13 tahun dan menjadi atlet termuda di Pelatnas PB PASI U-18 dan U-20.

Selain nomor lari 800 meter, Pasha juga memiliki spesialisasi di nomor lari 1.500 meter. Pasha mengaku, awalnya tak menyangka saat mengetahui kabar pemanggilannya. Karena usia Pasha yang masih begitu muda, yakni 16 tahun.

“Untuk ke SEA Games sebenarnya tidak menyangka karena masih terbilang junior, dan event ini lawannya jelas pelari-pelari elite Asia Tenggara yang secara usia dan prestasi jauh di atas saya,” terangnya, belum lama ini.

Baca juga:  Pemkab Bantul Wacanakan Semua Sekolah Jadi Favorit

Di usianya yang masih sangat belia, siswi sekolah menengah atas (SMA) Negeri 1 Seyegan Sleman itu telah menorehkan sederet prestasi mentereng. Di antaranya, meraih dua emas di nomor 800 meter dan 1.500 meter dalam Kejurnas Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar (PPLP) Gorontalo 2018. Kemudian emas nomor 1.500 meter dan 5.000 meter di Kejurnas Bangka Belitung 2019.

Pasha juga merengkuh medali perunggu di ajang Popnas Kendal 2017 dan medali emas di Popda 2017-2019. Dia juga tampil sebagai juara pertama dan kedua pada Porda 2017. Bahkan, dalam lomba lari 4 kilometer putri Tri Juang 2018, dia sukses meraih juara pertama.

Baca juga:  BKSAP DPR RI Gelar BKSAP Day di ISI Yogyakarta: Diplomasi Budaya untuk Memperkuat Hubungan Internasional

Sementara itu, di kejuaraan internasional, pelari kelahiran 11 Oktober 2006 itu pernah mewakili Indonesia di ajang Asean School Games (ASG) 2019. Ia pun meraih medali perak di nomor 1.500 meter dan perunggu di nomor 3.000 meter. Dia juga tercatat sebagai atlet termuda yang mengikuti turnamen ASG 2019.

“Saya juga pernah berhasil memperoleh medali perunggu di Asian Youth Championships (AYC) 2022 Kuwait. Juga medali emas di Thailand Open Track and Field 2022,” pungkasnya. (bam/mg4)