Figur  

Dari Wasit di Lapangan Terbiasa Hidup Jujur

Okka Indah Ariyanto
Okka Indah Ariyanto. (DOK. PRIBADI/JOGLO JATENG)

DALAM sepak bola, wasit berperan penting dalam sebuah pertandingan atau turnamen. Di mana seorang wasit memiliki hak penuh selama pertandingan kepada seluruh pemain dan pelatih serta ofisial sebuah tim. Hal inilah yang membuat gadis asal Kendal, Okka Indah Ariyanto tertarik untuk bergelut pada bidang ini sejak 2014.

Terinspirasi dari Ayahnya yang juga mantan wasit sepakbola, Okka sapaan akrabnya mengaku sudah tertarik dengan bidang ini sejak dirinya masih kecil. Yakni ketika melihat sang ayah melakukan aksinya di tengah lapangan.

“Awal mula itu emang dari kecil sudah sering ke lapangan nonton bola, dari keluarga juga ayah saya mantan wasit sepak bola liga 1 yang pensiun baru mulai tahun ini. Saat ada pendaftaran wasit saya tertarik dan akhirnya mendaftarkan diri, ya awalnya dari suka nonton bola terus iseng-iseng daftar,” katanya gadis kelahiran 2000 itu, Senin (14/8/23).

Baca juga:  Tekuni Dunia Dansa, Catherine Jadi Guru sejak SMP

Selain pengalaman dari menonton aksi sang Ayah, Okka juga mendalami bidang ini dengan berbekal ilmu dari bangku perkuliahannya yang dirinya ambil di Universitas Negeri Semarang (UNNES) pada program studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (PJKR).

Menurutnya, menjadi wasit dapat menjadikan kepribadian yang jujur dan adil. Karena dua hal tersebut menjadi poin utama saat dirinya terjun di lapangan hijau.

“Dari wasit jadi terbiasa untuk bersikap jujur, tegas, adil dan disiplin. Karena itu menurut saya menjadi hal utama yang harus dimiliki, sebisa mungkin kita tetap ikuti aturan yang ada,” ujarnya.

Baca juga:  Ingin Mengabdikan Diri ke Masyarakat

Tentunya dalam segala bidang terdapat kendala yang harus dihadapi, tak terkecuali menjadi wasit perempuan. Okka mengaku kendala terberat yang dihadapi ketika berkecimpung dalam bidang ini adalah rasa percaya diri. Pasalnya menjadi seorang wasit perempuan di Indonesia masih terbilang awam bagi sejumlah pihak.

“Menjadi wasit wanita di Indonesia ini masih sering diremehkan dan dikesampingkan, masih jarang kesempatan kita untuk mendapatkan job (tugas), liga sepakbola wanita yang masih belum menentu, dan juga masih banyak kompetisi atau laga perempuan yang tugas justru wasit laki-laki, menurut saya hal tersebut membuat pengalaman kita untuk belajar langsung menjadi kurang,” ungkap gadis pecinta Nasi Goreng ini.

Baca juga:  Daraen dan Nisrina, Siswa MTsN 9 Sleman yang Berhasil Kembangkan Riset untuk Bantu Orang Buta

Kendati demikian hal itu tak memutuskan rasa semangat dalam dirinya. Ia masih terus mencintai keahliannya sebagai wasit perempuan hingga kini dan bertekad tahun ini bisa meningkatkan lagi ke jenjang wasit nasional.

“Kalau di kabupaten biasanya menjadi wasit untuk kompetisi sepakbola, ada turnamen juga, kalau yang luar kabupaten itu pernah liga putri nasional di Jepara tahun 2017 itu tingkat nasional. Kemudian untuk provinsi pernah ikut piala Pertiwi Jawa Tengah tahun 2019 di Temanggung, piala Pertiwi 2021 di Temanggung, piala Pertiwi 2022 di Semarang, dan juga piala Soeratin 2022,” papar pemilik akun instagram @okkaindah ini. (luk/gih)