Ajak Anak Cerdas Bermedia, Mahasiswa KKN UIN Walisongo Gelar Seminar Literasi Digital

CERDAS BERMEDIA: Foto bersama KKN UIN Walisongo dengan siswa teraktif dalam acara Seminar Literasi Digital, Senin (14/8). (ZAHRANI/JOGLO JATENG)

SEMARANG, Joglo Jateng – Mahasiswa KKN (Kuliah Kerja Nyata) MIT (Mandiri Inisiatif Terprogram) ke-16 UIN Walisongo Posko 34 mengadakan seminar literasi digital yang bertajuk Anak Cerdas Bermedia.

Kegiatan ini diselenggarakan pada Senin (14/8) di Aula SD Islam Al-Ma’arif Kelurahan Jangli, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang.

Seminar tersebut bertujuan agar anak-anak melek media dan memanfaatkannya kepada hal-hal positif. Selain itu mereka juga dibekali tentang bagaimana menyikapi berita hoax.

“Acara literasi ini penting diadakan agar anak-anak bijak dalam memanfaatkan gadget, terutama dapat menyikapi pemberitaan yang tidak benar,” terang Teguh Ariyanto.,S.St. selaku Kepala SD Islam Al-Ma’arif.

Baca juga:  Sambut Pilkada Jateng, Peredaran Uang Kartal Diproyeksi Naik 4 Persen

Noviatun Hasanah, mahasiswi Komunikasi Penyiaran Islam yang sekaligus menjadi pemateri dalam acara tersebut menjelaskan tentang etika dan sopan santun dalam bermedia sosial.

Sebab penting untuk anak-anak mengetahuinya agar tidak terjebak dalam pergaulan bebas di dunia maya.

“Bergaul di sosial media terdapat etika yang perlu di terapkan seperti jangan bercanda mengenai SARA (suku, agama, ras dan antargolongan, Red.), mengunggah konten negatif, melontarkan komentar bermuatan seksual atau makian, serta waspada dengan orang asing,” jelas Novi.

Ia berharap, setelah anak-anak mendapatkan edukasi digital, mereka bisa menguasai dan memanfaatkan teknologi digital di berbagai bidang, dan memanfaatkan media sosial untuk mendorong bakat dan minat masing-masing individu.

Baca juga:  Perkuat Sinergi, Pemprov Jateng dan BNPT Bantu Serta Dukung Korban Kejahatan Terorisme

“Setelah ini semoga anak-anak bisa terdorong untuk belajar banyak hal di internet, dan bisa menciptakan inovasi baru yang bermanfaat untuk orang lain melalui teknologi,” tutur Teguh. (zahrani/mg4)