Cegah Bullying, Mahasiswa KKN UIN Walisongo Sosialisasikan Pentingnya Menjaga Kesehatan Mental pada Siswa

mahasiswa KKN MIT-16 Posko 20 UIN Walisongo
FOTO BERSAMA: Siswa kelas V A dan B SDN Bendan Ngisor bersama mahasiswa KKN MIT-16 Posko 20 UIN Walisongo usai sosialisasi pentingnya kesehatan mental dan dampak bullying, Selasa (8/8/2023). (DOK.PRIBADI/JOGLO JATENG)

SEMARANG, Joglo Jateng – Sosialisasi pentingnya kesehatan mental dan dampak bullying dilakukan oleh mahasiswa KKN MIT-16 Posko 20 UIN Walisongo di SDN Bendan Ngisor, Kecamatan Gajahmungkur Kota Semarang, pada Selasa (8/8/2023).

Sosialisasi ini dilatarbelakangi oleh adanya kasus bullying yang berdampak pada kesehatan mental anak-anak.

Tujuan diadakannya kegiatan ini adalah agar anak-anak memahami pentingnya menjaga kesehatan mental sejak dini dan memahami bullying serta bahaya yang ditimbulkan.

Sosialisasi berlangsung di ruang kelas V A dan B SDN Bendan Ngisor, dan diikuti oleh 30 lebih siswa V. Didukung dan didampingi penuh oleh Guru Wali Kelas V SDN Bendan Ngisor, Fifi.

Baca juga:  Vita Dapat Beasiswa di SMA Mardisiswa

“Saya sangat senang dengan adanya kegiatan ini, kegiatan sangat positif sekali. Anak-anak juga sangat menunjukkan antusiasime yang sangat besar,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada para mahasiswa KKN UIN Walisongo. Karena dengan adanya sosialisasi ini anak-anak mendapatkan pemahaman yang lebih mengenai menjaga kesehatan mental dan bullying.

Antusiasi yang tinggi dari murid SDN Bendan Ngisor membuat acara yang diadakan berjalan dengan sangat sukses dan mampu memberikan banyak manfaat.

“Penyuluhan dari kakak-kakak membuat kita paham apa itu bullying dan bagaimana cara mengatasinya. Kita senang sekali bisa diberikan pehaman ini,” ungkap Caca, salah satu murid kelas V SDN Bendan Ngisor yang menjadi peserta dalam kegiatan sosialisasi ini.

Baca juga:  Beri Kemudahan Akses Layanan Kesehatan, RSUD dr Adhyatma Punya Inovasi Si-Kasih

Sementara itu, ketua pelaksana acara sosialisasi kesehatan mental dan bullying, Diva mengungkapkan, banyaknya respon positif dan antusiasme yang tinggi membuat sasaran dan tujuan dari pelaksanaan sosialisasi ini terealisasikan dengan baik.

Ia mengungkapkan, tujuan diadakannya sosialisasi ini adalah untuk memberikan edukasi psikologis bagi anak-anak sekolah dasar mengenai kesehatan mental dan bullying.

“Bila sosialisasi ini mampu dipahami oleh anak-anak dan anak-anak merasa senang dengan kegiatan ini, maka saya dapat mengatakan acara ini sangat terealisasikan dengan baik,” kata Diva.

Kegiatan ini berlangsung diselingi dengan kuis, tanya-jawab, pembagian doorprize, dan leaflet berisikan materi kesehatan mental dan bullying sebagai bahan edukasi yang dapat dibaca kembali oleh para siswa. (*/mg4)