Mahasiswa KKN UIN Walisongo Ajak Anak PAUD Mengenal Bilangan dan Hewan melalui Pendekatan Saintifik

Mahasiswi KKN MIT ke-16 UIN Walisongo Semarang posko 20
MENYENANGKAN: Pengenalan kegiatan saintifik melalui eksperimen sederhana pada anak-anak Pos PAUD Kenanga Kelurahan Bendan Ngisor, Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang, Sabtu (5/8). (ZIYAN/JOGLO JATENG)

SEMARANG, Joglo Jateng – Mahasiswi KKN MIT ke-16 UIN Walisongo Semarang posko 20 mengenalkan kegiatan saintifik melalui eksperimen sederhana pada anak-anak Pos PAUD Kenanga Kelurahan Bendan Ngisor, Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang, pada Sabtu (5/8).

Dengan didampingi guru, para mahasiswi mengajak anak-anak untuk melakukan eksperimen menyenangkan dan sederhana dengan tujuan mempermudah anak dalam mengenal bilangan dan hewan.

Ketua pelaksana kegiatan ini, Lidya mengungkapkan, pendekatan saintifik adalah pendekatan yang dilakukan dalam pembelajaran melalui metode ilmiah dalam kegiatan belajar mengajar pada anak usia dini dengan bermain.

Baca juga:  Jateng Terima 400 M untuk Penanganan Stunting

“Adapun manfaat dari dikenalkannya pembelajaran sains sederhana tersebut dapat melatih kemampuan kognitif pada anak, melatih daya imajinasi anak, meningkatkan komunikasi dan rasa ingin tahu anak, kesabaran dalam menunggu giliran, meningkatkan perkembangan bahasa serta seni pada anak usia dini,” ujarnya.

Sebelumnya, mahasiswi KKN MIT-16 Posko 20 sudah menyiapkan media pembelajaran berupa 2 lembar tisu. Pada lembar tisu pertama terdapat tulisan bilangan, dan pada lembar ke dua berisi gambar hewan.

Bilangan 1 dapat dirubah menjadi bentuk hewan jerapah, sementara bilangan 2 bisa dirubah menjadi bentuk hewan angsa, begitupun seterusnya.

Baca juga:  Ghozali Hibahkan Alat Motion Capture untuk Animasi Udinus

Eksperimen diawali dengan menyanyikan lagu angka 1-10 kemudian dilanjutkan dengan mengenalkan berbagai macam jenis hewan. Selanjutnya anak–anak diarahkan untuk memasukkan tisu yang sudah disiapkan ke dalam baskom berisi air.

Setelah tisu terendam air, munculah bilangan yang bisa berubah menjadi hewan. Anak–anak terlihat sangat antusias dan gembira menyaksikan perubahan berbagai macam hewan dari bilangan tersebut.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat, terutama bagi perkembangan kognitif dan daya imajinasi anak. Dengan adanya eksperimen sains ini dapat mempermudah anak dalam mengingat bilangan serta mengenal berbagai macam hewan,” jelas Alwa selaku Ketua Pos PAUD Kenanga.

Baca juga:  Peringatan HUT ke-477 Kota Semarang Dipastikan Lebih Meriah

Ambar, selaku  perwakilan wali murid mengatakan bahwa kegiatan ini bagus dan kreatif. Anak-anak juga sangat senang dan tertarik.

“Bisa menjadi referensi di rumah untuk menerapkan pembelajaran tersebut agar anak tidak bosan,” kata dia. (ziyan/mg4)