Pemkot Yogyakarta Komitmen Jaga Stabilitas Harga Pangan Pokok

KENDALIKAN INFLASI: Petugas TPID melakukan pengecekan harga di Kios Segoro Amarto Pasar Bringharjo, belum lama ini. (ISTIMEWA/JOGLO JOGJA)

KOTA, Joglo Jogja – Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta dan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Yogyakarta berkomitmen mengendalikan inflasi dan menjaga stabilitas harga komoditas bahan pangan pokok. Salah satunya melalui pengelolaan Kios Segoro Amarta yang ada dipasar Beringharjo, Pasar Kranggan, dan Pasar Prawirotaman.

Kepada Bidang (Kabid) Ketersediaan Pengawasan dan Pengendalian Perdagangan Dinas Perdagangan Kota Yogyakarta, Sri Riswanti mengatakan, Kios Segoro Amarto didirikan bukan sebagai pesaing bagi para pedagang pasar. Namun untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, serta menjadi rujukan harga kebutuhan pokok pasar di Kota Yogyakarta.

Baca juga:  KPU Kota Yogyakarta Butuh 1.234 Pantarlih untuk Lakukan Coklit

“Kios Segoro Amarta menjadi titik pantau. Baik itu dalam hal referensi harga, juga sebagai titik pelaksanaan operasi pasar,” ujar Riswanti saat diwawancarai di kantornya, belum lama ini.

Ia menjelaskan, keberadaan Kios Segoro Amarto memiliki fungsi yang sangat penting. Karena menjadi titik pantau pelaksanaan operasi pasar dan referensi harga yang naik turun.

Riswanti menjelaskan, Kios Segoro Amarto tidak dihitung dari tinggi rendahnya penjualan. Namun dengan kondisi harga yang stabil dan ketersediaan bahan pangan pokok yang tercukupi. Maka, tingkat tinggi rendahnya penjualan di Kios Segoro Amarto menjadi barometer untuk melihat kondisi pasar terkait ketersediaan, harga barang, hingga kondisi ekonomi di Kota Yogyakarta.

Baca juga:  Polda: Kejahatan Jalanan di DIY Turun Drastis

“Kios Segoro Amarto kan menjadi rujukan harga. Jadi kalau kios ramai banyak konsumen untuk kebutuhan pribadi menjadi kecurigaan. Apakah di pasar terjadi kelangkaan yang mengakibatkan ketersediaan sedikit atau ada permainan dari distributor, sehingga membuat harga naik,” terangnya.

Ketika kios sepi pun menjadi atensi untuk melihat apakah kondisi pasar sedang stabil atau justru perekonomian sedang lesu. Jadi keberadaan kios ini sangat vital untuk pemantauan dan pengawasan di pasar. (riz/mg4)