Belajar Bilangan Bulat Lebih Menyenangkan melalui Team Quiz

Oleh: Widi Eliyanti, S.Pd.SD., M.Pd
Guru SD N 06 Loning, Kec. Petarukan, Kab. Pemalang

SALAH satu materi yang dipelajari di kelas VI semeseter 1 adalah Operasi Hitung Bilangan Bulat. Siswa dituntut harus menguasai materi yang meliputi penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian pada bilangan bulat.  Siswa kelas VI SD Negeri 06 Loning sejauh ini masih banyak mengalami kesulitan dalam pembelajaran materi Operasi Bilangan Bulat.

Kesulitan biasanya terjadi pada tahap pemahaman soal terkait penyelesaian permasalahan konstektual dan saat melakukan operasi hitung.  Hal ini akan mengakibatkan siswa salah menerjemahkan soal ke dalam kalimat matematika.

Upaya telah dilakukan untuk memecahkan permasalahan kesulitan belajar siswa, di antaranya dengan belajar tambahan, remedial, bahkan menggunakan model pembelajaran yang dianggap modern. Penggunaan model pembelajaran belum cukup untuk memberikan solusi dari kesulitan belajar siswa. Dibutuhkan suatu metode pembelajaran yang mampu meningkatkan belajar siswa.  Di antaranya yaitu melalui metode Team Quiz.

Hamruni (2012:176) mengatakan bahwa model Team Quiz merupakan model pembelajaran yang akan meningkatkan kerja sama tim dan sikap bertanggung jawab siswa Dalam tipe ini siswa dibentuk dalam kelompok-kelompok dengan masing-masing anggota kelompok mempunyai tanggung jawab atas keberhasilan kelompoknya dalam memahami materi dan menjawab soal.

Guru dapat menerangkan materi pembelajaran. Semua anggota kelompok bersama-sama mempelajari materi tersebut, saling memberi arahan dan membuat soal. Selanjutnya diadakan suatu pertandingan akademis dalam bentuk kuis antar kelompok dengan harapan untuk menciptakan suasana pembelajaran yang aktif, menyenangkan, meningkatkan minat belajar dan memberikan tanggung jawab pada siswa terhadap apa yang mereka pelajari sehingga dapat meningkatkan prestasi belajar siswa. Di dalam model pembelajaran Team Quiz siswa dituntut untuk berperan aktif dalam kegiatan belajar mengajar.

Menurut Agus Suprijono (2014:114), langkah-langkah model pembelajaran aktif Team Quiz yang pertama adalah memilih materi. Dilanjutkan dengan pembagian kelompok A, B, C dan penyampaian materi.

Setelah penyampaian materi, minta kelompok membuat pertanyaan pertanyaan berkaitan dengan materi yang baru saja disampaikan. Kelompok B dan C menggunakan waktu ini untuk melihat lagi catatan mereka.

Selanjutnya mintalah kepada kelompok A untuk memberi pertanyaan kepada kelompok B. Jika kelompok B tidak bisa menjawab pertanyaan, lempar pertanyaan tersebut kepada kelompok C.

Kelompok A memberikan pertanyaan kepada kelompok C, jika kelompok C tidak bisa menjawab, lemparkan kepada kelompok B. Jika tanya jawab selesai, lanjutkan pelajaran kedua dan tunjuk kelompok B untuk menjadi kelompok penanya. Lakukan seperti proses untuk kelompok A.

Setelah kelompok B selesai dengan pertanyaannya, lanjutkan penyampaian materi pelajaran ketiga dan tunjuk kelompok C sebagai kelompok penanya. Akhiri pelajaran dengan menyimpulkan tanya jawab dan jelaskan jika ada pemahaman siswa yang keliru.

Berdasarkan langkah-langkah pembelajaran dengan model pembelajaran Team Quiz, terlihat bahwa terdapat beberapa kelebihan dan kekurangan dalam pembelajaran ini.  Kelebihan metode ini yaitu meningkatkan perhatian siswa terhadap pembelajaran, menghilangkan kebosanan dalam kegiatan belajar mengajar, membuat siswa untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan belajar mengajar, membangun kreatifitas diri seorang murid, melatih kerjasama tim, menumbuhkan rasa percaya diri murid, memfokuskan siswa untuk menjadi subyek, dan menambah semangat dan minat belajar murid.

Sedangkan kekurangan model pembelajaran Team Quiz yaitu memerlukan kendali yang ketat dalam mengkondisikan kelas saat keributan terjadi.  Waktu yang diberikan sangat terbatas jika quiz dilaksanakan oleh seluruh tim dalam satu pertemuan. Hanya siswa tertentu yang dianggap pintar dalam kelompok tersebut, yakni yang bisa menjawab soal quiz, karena permainan yang dituntut cepat dan memberikan kesempatan diskusi yang singkat. (*)