BPBD Kota Semarang Kirimkan 67 Tangki Air ke 8 Kecamatan

AKTIVITAS: Kepala BPBD Kota Semarang Endro P Martanto saat menyalurkan bantuan air bersih, belum lama ini. (FADILA INTAN QUDSTIA/JOGLO JATENG)

SEMARANG, Joglo Jateng – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang mengerahkan sebanyak 76 tangki air bersih ke 8 kecamatan di Kota Semarang. Meliputi Kecamatan Pedurungan sebanyak 7 tangki, Banyumanik 20 tangki, dan Genuk 2 tangki, Tembalang 24 tangki, Mijen 7 tangki, dan Kecamatan Ngaliyan 7 tangki.

Kepala BPBD Kota Semarang Endro P Martanto mengukapkan, pemberian air bersih tersebut ditujukan untuk sejumlah warga yang mengalami kekurangan air bersih. Diketahui, dari 8 kecamatan, sebanyak 2.060 jiwa terdampak El Nino.

“Kondisi El Nino umumnya memberikan dampak berkurangnya curah hujan di wilayah Indonesia dan berpotensi menimbulkan kekeringan. Oleh karena itu, BPBD sudah melakukan dropping air bersih. Kami juga berusaha untuk terus mencukupi keperluan air bersih masyarakat,” ujarnya di Kantor BPBD Kota Semarang, belum lama ini.

Baca juga:  BMKG Imbau Masyarakat Jateng Waspadai Musim Hujan

Sebelumnya, Lurah Gondoriyo Kecamatan Ngaliyan menemukan sebanyak 3 RT di RW 11 kekurangan air bersih. Adapun 3 RT yang disebutkan, yakni RT 5, 6, dan sebagian RT 4. Sejumlah warga mulai kekurangan air bersih sejak bulan Juni lalu.

Lurah Gondoriyo, Kecamatan Ngaliyan, Totok Indarto mengatakan warganya telah menggunakan sumur gali untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Namun hari demi hari debit air dari sumur gali itu semakin sedikit.

Dengan fenomena itu, warga tidak dapat men-cover kebutuhan air sehari hari. Seperti untuk mandi, minum, hingga mencuci pakaian. Sehingga, diketahui bulan Agustus ini sumur gali air tersebut sudah mulai mengering.

Baca juga:  109 Pegawai Pemkot Semarang Resmi Pensiun

“Mungkin ada pergerakan dari El Nino debit air yang biasanya tidak terlalu habis, tahun ini cepat habis.” kata dia. (cr7/mg4)