Jepara  

Seleksi Duta Baznas, Gemakan Zakat ke Pelosok Negeri

SIAR: Salah satu peserta calon Duta Baznas Jepara sedang berceramah di depan tim penilai dalam seleksi Duta Baznas Jepara di Islamic Center, akhir pekan lalu. (MUHAMMAD AGUNG PRAYOGA/JOGLO JATENG)

JEPARA, Joglo Jateng – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Jepara gencar seleksi duta zakat. Ratusan pelajar dan mahasiswa berduyun-duyun berpartisipasi, dengan tujuan menjadi penggerak zakat bagi generasi milenial.

Pendaftaran telah berlangsung sejak 17 Juli-10 Agustus 2023. Kemudian dilangsungkan seleksi administrasi maupun tes tertulis. Dari penjaringan itu, Baznas Jepara memperoleh 15 pelajar dan tujuh mahasiswa terpilih untuk melanjutkan proses berikutnya.

Memasuki 26 Agustus 2023, mereka yang terpilih mengikuti Grand Final di Islamic Center setempat. Total 22 peserta tersebut, melangsungkan presentasi atau ceramah bak seorang da’i yang membawa tema tentang dunia zakat, infaq dan sedekah di hadapan pimpinan Baznas Jepara.

Baca juga:  Harkopnas Ke-77, Ratusan Koperasi di Jepara Berkontribusi Turunkan Angka Pengangguran

Adapun, Ketua Baznas Jepara, Sholih memaparkan, dalam tahapan Grand Final akan disisir dan dipilih juara satu sampai harapan tiga. Dengan dua kategori, pelajar dan mahasiswa.

Bagi sang juara, secara otomatis terpilih menjadi duta zakat 2023. Selanjutnya, mereka akan bertugas sebagai penggerak serta motivator bagi para remaja, generasi Z, X dan juga millenial untuk lebih mengenal apa itu zakat.

“Kompetisi ini program baru dari Baznas. Tujuannya agar mendidik sejak dini terkait pentingnya zakat, infaq dan juga sedekah. Idealisme zakat terus dijaga dan ditularkan kepada lingkungan maupun keluarga,” papar Sholih kepada Joglo Jateng.

Baca juga:  Ketua DPRD Jepara Beri Motivasi Santri soal Pentingnya Politik

Sementara itu, alasan Baznas menyasar kawula muda, menurut Wakil Ketua Baznas Jepara, Kusdiyanto menyampaikan, di 2020 penduduk Kabupaten Jepara mencapai 1,18 juta. Pada tahun yang sama, penduduk dengan usia 15-19 tahun terdapat 94.698 jiwa. Ditambah 95.866 jiwa dengan usia 20-24 tahun. Sehingga dari total penduduk Jepara 16 persennya merupakan kawula muda.

Maka dari itu, Baznas Jepara menyasar anak muda untuk membekali sejak dini dengan pengetahuan tentang manfaat zakat, infaq dan sedekah. Sebab, lima atau sepuluh tahun ke depan, mereka sudah bekerja dan berpenghasilan.

Baca juga:  Jelang Pilkada, Gus Haiz Imbau Masyarakat Bijak dalam Bersosmed

“Melihat dari data tersebut, usia remaja dan pemuda relatif banyak. Sehingga, Baznas Jepara mencoba membuka program baru berupa duta baznas atau zakat supaya peroleh atensi dari anak muda,” pungkas Kusdiyanto. (cr2/fat)