Mahasiswa KKN-T Alma Ata Ajak Warga Cegah Stunting

Kelompok-8 tim KKN-T dari Universitas Alma Ata (UAA) Yogyakarta
SOSIALISASI: Mahasiswa KKN UAA Yogyakarta saat mensosialisasikan permasalahan stunting, di Balai Desa Karangayu, Kecamatan Cepiring, Kabupaten Kendal pada Selasa (29/8). (HUMAS/JOGLO JOGJA)

BANTUL, Joglo Jogja – Kelompok-8 tim KKN-T dari Universitas Alma Ata (UAA) Yogyakarta, mengadakan sosialisasi tentang permasalahan stunting di Desa Karangayu, Kecamatan Cepiring, Kendal pada Selasa (29/8). Yang bertemakan Pencegahan Stunting Dengan Modifikasi Makanan Berbahan Dasar Ikan: Fish Finger.

Dalam acara yang digelar di Balai Desa Karangayu ini, melibatkan Ahli Gizi Puskesmas Cepiring, ibu-ibu PKK dan Kader Posyandu.

Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN-T UAA Yogyakarta, Ahmad Anis Abdullah menyebutkan, kegiatan ini dilakukan berdasarkan data pada Februari lalu ditemukan sekitar 22 balita stunting, dengan tingkat prevalensi sebesar 9,3 persen. Dengan program penurunan stunting melalui posyandu, edukasi mencuci tangan dan promosi makanan bergizi.

Baca juga:  Tuai Penolakan, Pembangunan TPSS Srimulyo Dirembuk Ulang

“Tujuan utama dari sosialisasi ini, memberikan pemahaman inovasi dalam mengolah makanan berbahan dasar ikan yang kaya protein. Harapannya, dapat mencegah stunting. Serta, pengetahuan yang diperoleh bisa diaplikasikan langsung oleh para ibu yang memiliki balita,” ujarnya.

Sementara itu, Ahli Gizi Puskesmas Cepiring, Eny menyampaikan, soal informasi dasar mengenai stunting dan kriteria balita stunting. Termasuk, informasi penyebab dan gejala stunting, serta cara penanganan atau pencegahan agar tidak terjadi kembali di kemudian hari.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap agar pengetahuan dan manfaat yang diterima warga setempat bisa terus berkembang. Terlebih, dalam mendukung program pemerintah untuk mengupayakan penurunan angka stunting di wilayah tersebut,” ungkapnya.(cr11/sam)