Jokowi Harap Program SMKN Jateng Diperluas ke Provinsi Lain

SENANG: Presiden Joko Widodo (tengah) berbincang dengan sejumlah siswa saat kunjungan kerja di SMK N Jawa Tengah, Kota Semarang, Rabu (30/8/23). (ANTARA/JOGLO JATENG)

SEMARANG, Joglo Jateng – Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo kunjungi SMK Negeri Jawa Tengah, Rabu (30/8/23). Tujuannya untuk melihat proses belajar mengajar.

Tepat pukul 07.48 Presiden RI ini sampai di SMKN Jateng. Jokowi disambut oleh Kepala Dinas Pendidikan Jawa Tengah Uswatun Hasanah, dan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Ema Rachmawati.

Dengan mengenakan kemeja putih, Jokowi didampingi sang istri, Iriana Joko Widodo. Turut menemani Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo melakukan pantauan di SMKN Jateng.

Presiden Jokowi berkunjung ke bengkel mesin bubut dan proyek inovasi motor tossa penambal jalan portabel. Kemudian ke bengkel dan lab komputer CNC (Computer Numerical Control) untuk melihat siswa praktik membuat produk dari CNC. Selanjutnya mengunjungi kelas Bahasa Jepang alumni dan siswa di ruang AVA.

Baca juga:  Jamal Luthfi Beberkan Manuver Partai Politik Jelang Pilkada

Selain itu Jokowi juga mengunjungi bengkel kerja bangku mesin untuk melihat siswa praktik mengukir dan mengelas, terakhir Jokowi melihat siswa praktik laser cutting di bengkel mekanik elektronika.

“Dulunya ini BLK kemudian digeser jadi SMK dan khusus untuk keluarga yang tidak mampu,” kata Jokowi di SMK Negeri Jateng, Rabu (30/8/23).

Ia mengapresiasi program dari Pemerintah Jawa Tengah yang menggratiskan biaya sekolah bagi anak tidak mampu. Menurutnya, program ini bisa menjadi upaya dalam mengentaskan kemiskinan.

“Tidak dipungut biaya dan justru dibiayai semuanya oleh Pemerintah Provinsi dan lain-lainnya, makan, cukup bagus. Yang kedua saya melihat juga sarana prasarana. Kalau saya melihat di provinsi yang lain ini juga jauh lebih bagus mesin-mesinnya sampai ke CNC mesin dasar CNC semuanya ada,” katanya.

Baca juga:  Crazy Rich Grobogan Daftar Cagub lewat PSI

Lebih lanjut kata dia, peserta didik juga akan disalurkan ke industri. Sehingga mereka bisa langsung bekerja. Salah satunya ke Takayama College of Cars ei Jepang.

“Di sini juga sudah di link kan ke industri. Dan tadi juga ada kursus bahasa Jepang untuk mendapatkan beasiswa yang ada di Jepang ini juga bagus. Menyelesaikan masalah-masalah yang berkaitan dengan kemiskinan,” akunya.

Melihat progres dan hasilnya yang bagus. Presiden RI dua periode ini ke depan akan memperluas program yang sama di provinsi lain.  “Saya akan perintah Mendikbud untuk datang ke sini dievaluasi lagi dan bisa diperluas ke provinsi yang lain untuk warga yang tidak mampu,” tambahnya.

Baca juga:  Pemkab Jepara Sambut Baik Bantuan BMKG untuk Nelayan

Salah satu siswa Hilmy Nur Aditiyawan mengaku senang, untuk pertama kalinya bisa bertemu dengan Presiden RI Joko Wiododo. Peserta didik dari Jurusan Teknik Pemesinan ini menjadi salah satu siswa yang berkesempatan mendapatkan beasiswa untuk belajar dan magang ke Jepang. Beserta dengan 16 siswa lain, kini ia masih belajar bahasa Jepang.

“SMK Jateng ini sangat bermanfaat apalagi untuk saya yang kurang mampu. Dan Alhamdulillah 17 siswa nanti termasuk saya mendapatkan beasiswa ke Jepang dan sekarang kami masih belajar Bahasa Jepang dan semuanya gratis,” ungkapnya. (luk/gih)