Mahasiswa KKN-T UAA Beri PMT kepada Balita

Mahasiswa KKN-T Kelompok 6 Pemalang Universitas Alma Ata (UAA) Yogyakarta
STUNTING: Mahasiswa KKN-T UAA Yogyakarta tengah berfoto bersama peserta dalam gelaran pemberian makanan tambahan sebagai upaya penurunan angka stunting, Jumat (25/8) lalu. (HUMAS/JOGLO JOGJA)

BANTUL, Joglo Jogja – Mahasiswa KKN-T Kelompok 6 Pemalang Universitas Alma Ata (UAA) Yogyakarta menggelar kegiatan pemberian makanan tambahan (PMT) pada balita, di Kelurahan Wanarejan Selatan, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang, Jumat (25/8). Hal ini dilakukan, sebagai upaya penurunan angka stunting di daerah tersebut.

Dalam kegiatan tersebut, selaras dengan tema Sinergi Optimalisasi Potensi Daerah Untuk Ketahanan Pangan dan Kesehatan Keluarga dalam Upaya Percepatan Penurunan Stunting. Yang berkolaborasi dengan kelurahan setempat.

Lurah Wanarejan Selatan, Suras Jaeni mengatakan, salah satu hal yang dilakukan melalui pemberian susu kepada anak yang terkena stunting. Pasalnya, terdapat 24 anak yang terkena stunting di wilayah setempat.

Baca juga:  Mahasiswa Alma Ata Sosialisasikan Pemberdayaan UMKM dan Pemanfaatan Minyak Jelantah

“Dengan ditimbangnya rutin setiap bulan secara langsung, program PMT yang dilakukan di Wanarejan Selatan sudah berjalan 100 persen tuntas. Sedangkan di tahun ini karena baru tuntas 8 bulan, maka rata rata baru tercapainya 80 persen,” ujarnya.

Menurutnya, program yang dilakukan ini sebagai upaya agar bisa tuntas, dengan memberikan layanan atau pemberian PMT. Sementara pihaknya hannya bisa memberikan makanan saji. Dengan demikian, KKN-T Universitas Alma Ata dapat menambahkan susu yang menjadi 4 sehat 5 sempurna.

“Adanya kolaborasi ini sangat membantu, terutama bagi warga yang stunting atau kekurangan gizi. Harapannya kepada anak yang terkena kasus tersebut bisa menjadi tuntas, dan semoga tahun depan sudah tidak ada yang kekurangan gizi,” pungkasnya.

Baca juga:  Mahasiswa KKN-T Alma Ata Kuatkan Ekonomi untuk Cegah Stunting

Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN-T UAA Yogyakarta Wahit Desta Prastowo menyampaikan, PMT merupakan sebuah program bagi bayi dan balita yang menderita kekurangan gizi. Dengan tujuan untuk meningkatkan status gizi pada anak.

“Serta, mencukupi kebutuhan zat gizi dan memastikan tumbuh kembang anak sesuai dengan umurnya. Sekaligus, mencegah adanya stunting,” paparnya.(sam)