Pati  

Maling Kotak Amal Ketangkap, Terancam Hukuman 9 Tahun Penjara

TANGKAP LAYAR: Aksi pencurian kotak amal di Masjid At-Taqwa Dukuh Bancaran Desa Ngemplak Lor terekam kamera CCTV, belum lama ini. (ISTIMEWA/JOGLO JATENG)

PATI, Joglo Jateng – Salah satu pelaku pencurian kotak amal di Masjid At-Taqwa Dukuh Bancaran, Desa Ngemplak Lor, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati berhasil diamankan oleh pihak kepolisian setempat, Jumat (1/9/23). Aksi pencurian tersebut terjadi pada Senin (28/8) lalu yang sempat terekam kamera CCTV di lokasi kejadian.

Dari keterangan polisi, pelaku pencurian yang tertangkap tersebut berinisial ASG (38), warga Desa Pendrikan Lor, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang. Saat melancarkan aksinya sang pelaku tidak sendirian.

ASG bersama dua pelaku lainnya yang diketahui berinisial W dan A sebuah mengangkut kotak amal dan dimasukkan kedalam sebuah mobil berwarna hitam. Kedua pelaku yang telah dikantongi indentitas itu masih diburu oleh pihak kepolisian.

Baca juga:  Wartoyo-Muh Zen Semakin Mesra

“Dalam interogasi terhadap tersangka mengakui telah melakukan pencurian 1 buah kotak amal di Masjid At-Taqwa. Pelaku beersama 2 dua orang lainnya,” kata Kapolsek Margoyoso AKP Joko Triyanto, Jumat (1/9/23).

Pihaknya berhasil mengamankan sejumlah barang bukti. Antara lain berupa 1 buah kotak amal terbuat dari kayu jati ukuran 100 x 10 cm, 1 lembar Kartu Tanda Penduduk (KTP) atas nama tersangka, dan 1 buah topi warna merah yang digunakan pelaku pada saat melakukan pencurian.

Akan perbuatannya itu, pelaku terancam hukuman maksimal 9 tahun penjara. Yakni dikenakan tuduhan pencurian pemberatan sebagaimana yang diatur dalam salah satu pasal Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP).

Baca juga:  Kokok Calon Tunggal Ketua KONI Pati

“Berdasarkan pengakuan pelaku tadi hanya sekitar 200 ribu (Isi kotak amal yang dicuri). Sedangkan untuk perkara pelaku akan dikenakan Tindak Pidana Pencurian Dengan Pemberatan Pasal 363 KUHP,” terang dia.

AKP Joko Triyanto menerangkan, diketahui pencurian itu bermula ada laporan dari keempat saksi kepada pelapor. Bahwasanya kotak amal yang berada di sebelah kanan pintu masuk ke dalam Masjid At-Taqwa hilang.

Setelah itu, pelapor bersama Bhabinkamtibmas, saksi 3 dan saksi 4 mengecek dan membuka rekaman CCTV yang terpasang di areal masjid melalui layar monitor. Kemudian didapati bahwa kotak amal tersebut diambil oleh pelaku yang berjumlah 3 orang.

Baca juga:  Anggaran Penanganan Kekeringan di Pati hanya Rp 150 Juta

“Selanjutnya pers unit Reskrim Polsek Margoyoso menuju Semarang. Untuk melaksanakan Lidik sehingga berhasil mengamankan satu orang tersangka berperan sebagai pengemudi KBM (Kendaraan bermotor),” pungkasnya. (lut/fat)