Metode Direct Instruction Meningkatkan Kreativitas Siswa Kelas 1

Oleh: Wartini, S.Pd
Guru SD N 06 Pelutan, Kec. Pemalang, Kab. Pemalang

KREATIVITAS adalah kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru. Baik yang benar-benar merupakan hal baru atau sesuatu ide baru. Diperoleh dengan cara menghubungkan beberapa hal yang sudah ada dan menjadikannya suatu hal baru. Selain itu, kreativitas adalah hal-hal yang membuat kita takjub dengan hal-hal baru, karena kreativitas bisa mewujudkan ide-ide cemerlang kita.

Kemampuan krativitas pada anak harus di kembangkan seoptimal mungkin. Karena krativitas merupakan hal yang penting dalam kehidupan sehari-hari. Dimana dengan kreativitas anak mampu untuk mencari solusi dari setiap permasalahan (problem solving).

Kreativitas adalah bagian dari kegiatan produksi. Kreativitas seni diartikan sebagai kemampuan memodivikasi, membuat, menghasilkan, dan mengkolaborasikannya ke dalam sebuah karya seni dengan didukung kemampuan keterampilan yang dimilikinya.

Menggambar adalah kegiatan yang sangat disukai oleh anak–anak. Rasa senang akan menggambar tampak jelas saat guru memberi tugas bahwa hari ini adalah menggambar. Sepontan anak–anak akan bersorak hore dan bersemangat dalam menyelesaikan tugasnya.

Namun ketika proses kegiatan belajar mengajar selesai, banyak dijumpai hasil karya anak –anak tidak mencapai hasil yang baik dan menarik untuk dinikmati. Hasil karya menggambar bebas anak–anak pastilah hampir gambar yang dihasilkan monoton. Yaitu menggambar gunung, rumah, ataupun bunga.

Pada saat guru mengajak anak–anak untuk menggambar dengan mencontoh benda langsung maupun mencontoh sebuah gambar, anak–anak mengalami kesulitan dan hasil gambarnya belum bagus.  Berawal dari kondisi kegiatan belajar mengajar menggambar yang demikian, guru berusaha menciptakan kegiatan pembelajaran atau mengajar menggambar menjadi lebih mudah bagi anak–anak.

Kegiatan mengajar tidak hanya sekedar menyampaikan materi pembelajaran. Akan tetapi juga dimaknai sebagai proses mengatur lingkungan supaya anak belajar. Untuk mengatur lingkungan supaya anak belajar dan meningkatkan kreativitasnya, guru menetrapkan metode direct instruction. Yakni model pembelajaran yang dirancang khusus untuk menunjang proses belajar siswa dari penjelasan guru mengenai konsep dan keterampilan baru.

Metode direct instruction atau pembelajaran langsung didefinisikan sebagai model pembelajaran yang berorientasi pada tujuan dan diinstrukturkan oleh guru. Dengan landasan itu, guru mentransformasikan pengetahuan atau keterampilan kepada siswa.

Menggambar langsung dengan hubungan langsung diterapkan untuk memberikan keterampilan dalam menggambar yang selanjutnya dapat dirangkai dan dikreasikan menjadi gambar yang lebih kompleks. Langkah menggambar dengan bimbingan langsung adalah guru mengajarkan langkah demi langkah menggambar. Seperti menggambar orang dengan tahapan tahapannya, menggambar binatang dengan tahapan tahapannya sampai beberapa jenis binatang, menggambar rumah, dan lain-lainnya. Aktivitas ini dilakukan setahap demi setahap hingga bentuk yang dihasilkan menjadi gambaran yang lengkap dan menarik.

Kemampuan menggambar objek benda dengan baik akan memberikan anak–anak bekal untuk menggambar lebih kompleks. Sebagai contohnya adalah ketika anak–anak diberi tugas menggambar pemandangan, maka anak–anak akan menggambar dengan menggabungkan beberapa objek benda. Misalnya pemandangan dengan gambar orang ada dalam mobil, gambar pohon, penjual dengan gerobak, jalan, dan lain-lainnya dengan mudah dan anak tidak kebingungan dalam berkreasi. (*)