Petani Pemalang dapat Bantuan Alsintan

TINJAU: Plt Bupati Pemalang Mansur Hidayat (ketiga dari kanan) saat menilik beberapa alsintan yang telah disalurkan oleh Pemkab kepada para petani di Dispertan Pemalang, belum lama ini. (UFAN FAUDHIL/JOGLO JATENG)

PEMALANG, Joglo Jateng – Secara serentak, 63 kelompok tani di Kabupaten Pemalang mendapatkan bantuan alat mesin pertanian (alsintan) dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Bidang Pertanian Tahun Anggaran 2023. Dari penyerahan alsintan ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang berharap dapat dimaksimalkan, dalam rangka peningkatan hasil pertanian di Kabupaten Pemalang.

Plt Bupati Pemalang Mansur Hidayat mengatakan, Pemalang menjadi salah satu daerah lumbung pangan Jawa Tengah, sehingga bantuan alsintan akan sangat mendukung dalam rangka peningkatan hasil produksi pertanian ke depannya. Total ada 63 unit alsintan yang dibagikan kepada 63 kelompok tani di seluruh wilayah Kabupaten Pemalang.

Baca juga:  Dewan Minta Pemkab Pemalang Tegas Soal Oknum ASN Nakal

“Semoga ini bermanfaat dan gunakan dengan sebaik-baiknya untuk meningkatkan hasil panen semua anggota kelompok tani ini. Dengan begitu, Kabupaten Pemalang bisa terus melakukan swasembada pangan di Jawa Tengah,” ucapnya, saat penyerahan bantuan alsintan di Aula Dinas Pertanian (Dispertan) Selasa (5/9).

Selain penggunaannya, Mansur mengingatkan kepada seluruh kelompok tani agar tidak melupakan perawatan setiap alsintan yang diberikan. Agar nantinya dapat digunakan secara maksimal dan tahan dalam jangka waktu yang lama.

Lebih lanjut, ia memaparkan 63 unit alsintan yang disalurkan yaitu Pompa Air sebanyak 30 unit, Cultivator (Traktor Kecil) sebanyak 14 unit, Corn Sheller (Pemilipil Jagung Roda 2) sebanyak 7 unit, Corn Sheller Mobile (Pemipil Jagung Roda Tiga) sebanyak 8 unit, dan  Appo Mobile (Alat Pencacah Pupuk Organik Roda 3) sebanyak 4 unit. Pemberian alat tersebut sesuai dengan kebutuhan para petani di tiap wilayah.

Baca juga:  Sampah Kembali Menumpuk di Pemalang Usai Iduladha, DLH dan Forkopimda Turun Tangan

“Walaupun sudah diberikan alat, tolong dijaga dan dirawat dengan baik agar awet tahan lama. Selain itu, ke depan kita juga perlu mengembangkan teknologi pertanian serta penggunaan pupuk organik dan biosaka untuk memajukan dunia pertanian di Kabupaten Pemalang,” imbuhnya. (fan/abd)