PMI Kerahkan Relawan Bantu Tangani Kebakaran

SIGAP: Salah satu relawan PMI Pemalang yang ikut dalam penanganan kebakaran TPA Pesalakan, belum lama ini. (DOK. PRIBADI/JOGLO JATENG)

PEMALANG, Joglo Jateng – Dalam upaya penanganan kebakaran TPA Pesalakan yang belum usai hampir sepekan ini, PMI Pemalang ikut mengerahkan relawannya untuk membantu, dari penyediaan supply air tambahan, hingga pelayanan kesehatan untuk masyarakat. Dengan hal itu, diharapkan kebakaran di TPA Pesalakan dapat segera selesai, sehingga tidak menimbulkan permasalahan lainnya.

Ketua PMI Pemalang Akhmad Fatah melalui humas PMI Pemalang Agus menerangkan, bantuan dari PMI dalam kebakaran tersebut telah dikerahkan sejak awal terjadinya kebakaran. Dengan menerjunkan dua relawan di setiap penanganan kebakaran TPA Pesalakan, yang mulai terjadi pada Jumat (1/9) pekan lalu.

Baca juga:  Pemalang Kembali Mendapatkan Opini WTP

“Sejak pertama (kejadian, red) kita sudah terjunkan relawan untuk bersama Damkar Pemalang memadamkan api kebakaran TPA Pesalakan. Ini akan terus kami lakukan, sehingga kebakaran itu bisa dipadamkan,” ucapnya.

Ia menjelaskan, untuk sinergitas tersebut, PMI Pemalang membantu dengan memberikan truk supply air, ambulans serta petugas kesehatan dan obat-obatan bila terjadi kecelakaan. Dalam penanganannya, dua orang relawan PMI secara bergilir melakukan tugas mereka mendampingi damkar.

Lebih lanjut, Agus menuturkan, pihaknya terus bersinergi dalam setiap penanganan kebencanaan baik bencana alam maupun non-alam. Sebab, ini merupakan salah satu tugas PMI memberikan bantuan serta layanan untuk masyarakat korban konflik, bencana, krisis kesehatan, mendisimilasikan nilai-nilai kemanusiaan dan hukum humaniter internasional.

Baca juga:  Tanamkan Moderasi Beragama di Lingkup Pejabat

“Selain melakukan donor darah, PMI juga punya tugas untuk selalu siaga memberikan pertolongan dan bantuan kepada masyarakat. Seperti penanganan kebakaran TPA Pesalakan ini, dan ke depan kita akan terus bersinergi bersama seluruh elemen masyarakat,” ucapnya. (fan/abd)