SMP Muhammadiyah Kudus Bentuk Karakter Siswa Dalam Ekstra Hizbul Wathan

LATIHAN: Tampak para siswa dan siswi pada SMP Muhammadiyah 1 Kudus sedang mengikuti kegiatan wajib Hizbul Wathan, beberapa waktu lalu. (HUMAS/JOGLO JATENG)

KUDUS, Joglo Jateng – Pembentukan karakter pada pelajar bisa dilakukan dengan beberapa cara. Salah satunya adalah dengan mewajibkan pada siswa dan siswi untuk berpartisipasi dalam kegiatan yang telah ditentukan oleh sekolah.

Seperti di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Muhammadiyah Kudus 1. Mereka memiliki program wajib yang diperuntukkan bagi seluruh pelajarnya. Program wajib tersebut adalah Hizbul Wathan (HW).

Kepala SMP Muhammadiyah Kudus,  Ali Zamroni menjelaskan, kegiatan-kegiatan yang ada dalam Hizbul Wathan hampir serupa dengan Pramuka di sekolah lain. Kata dia, Hizbul Wathan merupakan organisasi kepanduan dari organisasi Muhammadiyah.

Baca juga:  Ciptakan Budaya Gemar Membaca Melalui Perpustakaan Jelita

“Kalau di luar itu kan Pramuka namanya. Kalau Muhammadiyah itu masih ingin menonjolkan kepanduannya itu Hizbul Wathan. Kegiatannya hampir sama saja,” ujarnya

Dirinya menambahkan, ekstrakurikuler wajib ini dilakukan setiap satu pekan sekali dengan diikuti oleh siswa mulai dari kelas X sampai dengan XII. Hal ini mereka lakukan karena mengikuti arahan dari Pemerintah Pusat akan hal tersebut.

“Ekstra ini wajib untuk semua siswa. Kita latihan setiap Sabtu. Soalnya kita ikut pemerintah, soal kewajiban ekstra Pramuka di setiap sekolah. Jadi, Hizbul Wathan ini sifatnya pun juga wajib,” tuturnya.

Baca juga:  Jalan Sehat Jadi Puncak Dies Natalis UMK ke 44

Dia mengungkapkan, ekstra HW memiliki peran yang cukup penting dalam proses pengembangan karakter siswa. Lantaran, pada HW terdapat berbagai macam materi, hingga dapat menunjang soft skill pelajar.

“Hizbul Wathan kan memang untuk Pengambangan karakter. Disitu ada banyak keterampilan. Seperti, tali temali. Dari tali temali itu kan nanti siswa akan dapat mengetahui bagaimana cara mendirikan tenda dan keterampilan yang lainnya,” tegasnya.

Hizbul Wathan yang mereka jalankan sering kali mengikuti event-event sesama sekolah yang berada dalam naungan Muhammadiyah. “Kalau event kita masih terbatas. Soalnya kan kita hanya ikut even sekolah Muhammadiyah saja,” pungkasnya. (cr3/fat)