Warga Pajangan Bantul Ditemukan Meninggal Lebih dari 8 Jam di Rumahnya

EVAKUASI: Petugas Polsek Pajangan melakukan pengecekan terhadap korban yang ditemukan meninggal di rumahnya sendiri, Sabtu (9/9). (HUMAS/JOGLO JOGJA)

BANTUL, Joglo Jogja – Muhammad Ridwan (56) warga Dusun Santan RT 04, Kalurahan Guwosari, Kapanewon Pajangan, ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya sendiri (9/9). Korban ditemukan pertama kali dalam keadaan kaku dan diduga meninggal selama 8 jam.

Adapun kejadian tersebut diketahui pertama kali oleh Wardani (40) atau saksi satu yang merupakan sepupunya sendiri. Sedangkan, untuk saksi lain Taufik (33) dan Zarkoni (50) juga sepupu korban.

Kasi Humas Polres Bantul Iptu I Nengah Jeffry Prana Widnyana mengatakan, berawal dari saksi satu melewati depan rumah korban, mengecek keberadaannya untuk memberikan makanan. Lantaran, korban masih keluarganya.

Baca juga:  PPDB Yogyakarta Terisi 95 Persen, Siswa Masih Bisa Mendaftar

“Korban tinggal bersama kakaknya Dalduri (68), namun saat kejadian yang bersangkutan baru saja bekerja. Selanjutnya, saksi mengecek keberadaan korban lewat jendela kaca dan melihat sudah dalam keadaan terlentang. Kemudian memanggil saksi dua dan saksi tiga,” paparnya.

Pihaknya melanjutkan, saksi satu, dua dan tiga bersama-sama masuk ke dalam rumah dan mendapati korban sudah meninggal dunia. Dengan keadaan tubuh sudah kaku. Kemudian ketiga saksi memberitahukan peristiwa tersebut kepada masyarakat sekitar dan melapor ke Polsek Pajangan.

“Menurut keterangan saksi dua, korban mempunyai riwayat penyakit diabetes yang sudah diderita selama lima tahun. Enam bulan terakhir hanya di rumah dan tidak bisa berjalan. Sedangkan, untuk kebutuhan makanan didapatkan dari warga sekitar rumahnya,” ucapnya.

Baca juga:  Pemkab Bantul Wacanakan Semua Sekolah Jadi Favorit

Setelah adanya laporan tersebut, Puskesmas Pajangan melakukan pengecekan terhadap korban. Untuk memastikan apakah meninggal murni karena penyakit yang diderita atau disebabkan hal-hal lain.

“Keterangan dari Dokter Umum Puskesmas Pajangan, dokter Salwa menyatakan, korban sudah meninggal lebih dari delapan jam. Serta, tidak ada tanda-tanda penganiayaan dan dikarenakan penyakit diabetes yang dideritanya,” tutupnya.(cr13/sam)