Kudus  

Kadin Sebut Ekonomi Kota Kretek Mulai Merangkak

UMKM: Salah satu pelaku usaha kreatif mengikuti Kudus Ekonomi Kreatif Expo 2023 sebagai bentuk dorongan terhadap perkembangan pelaku usaha, akhir pekan lalu. (DISKOMINFO KUDUS/JOGLO JATENG)

KUDUS, Joglo Jateng – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Kudus menilai ekonomi Kota Kretek mulai merangkak naik. Hal itu dibuktikan dengan gelaran ekonomi kreatif expo yang digelar di Alun-alun Simpang Tujuh akhir pekan kemarin dan beberapa tahun belakangan ini.

Ketua Kadin Kudus, Safrul Kamaludin menjelaskan, dengan digelarnya acara tersebut membuat pihaknya merasa sangat luar biasa. Sebab, hal itu mendorong pelaku-pelaku usaha atau UMKM untuk show up produk mereka.

“Selain itu juga mampu membuka pemasaran yang jangkauannya lebih luas. Dengan cara begitu kita bisa menggunakan offline dan online agar untuk mengangkatnya,” tuturnya.

Baca juga:  25 Kontingen Ramaikan Kirab Desa Pasuruhan Lor

Menurut Safrul, dengan adanya pandemi Covid-19, kegiatan expo dinilai sangat bermanfaat. Sehingga, para pengunjung bisa lebih mengenal dengan produk Kudus. Pemkab Kudus juga dinilainya mendukung untuk hal itu. Terlebih UMKM Kudus semakin tahun semakin bertambah.

“Pemkab juga sangat konsisten untuk mendampingi UMKM untuk berkembang. Kita sebagai Kadin hanya mendampingi dan mengembangkan peluang pasar bagi pelaku dunia usaha kecil maupun besar,” ungkapnya.

Selain pendampingan, pihaknya mendorong para pelaku UMKM di Kudus untuk berani membuka peluang pasar bukan hanya di lokal saja, tetapi kota-kota besar. Dengan seperti itu mereka bisa mengenalkan produk Kudus yang mempunyai keunikan dan kreatif.

Baca juga:  Jemaah Haji Kudus Dijadwalkan Pulang 12 Juli

“Saya berharap kedepan masyarakat ada pembelian produk yang meningkat. Dan dunia usaha bergeliat lagi,” tandasnya.

Sementara itu, Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kudus, Singgih Budiyono menyampaikan, kegiatan ekonomi kreatif seperti tentunya akan menambah semangat bagi para pelaku UMKM. “Sekarang UMKM banyak pemasarannya memanfaatkan lewat teknologi. Karena itu kita dari HIPMI melakukan pelatihan pemasaran via online. Karena sektor usaha jasa saat ini menggunakan online,” tukasnya.

Ia berharap, untuk pemkab sering-sering mengadakan kegiatan ekraf. Supaya potensi UMKM semakin terkenal dan menjadi ikon baru di Kota Kretek. (cr12/fat)