Kudus  

Masan Minta Bimtek Perangkat Desa Terus Digenjot

Ketua DPRD Kabupaten Kudus, Masan
Ketua DPRD Kabupaten Kudus, Masan. (ADAM NAUFALDO/JOGLO JATENG)

KUDUS, Joglo Jateng – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kudus meminta kepada pemerintah setempat agar Bimbingan Teknis (Bimtek) untuk terus diadakan kepada aparatur pemerintah desa. Hal itu bertujuan agar mereka tidak salah melangkah dan fokus melayani masyarakat.

Ketua DPRD Kabupaten Kudus, Masan mengatakan, aparatur pemerintah desa maupun kepala desa dengan latar belakang yang berbeda pada proses penyelanggaraan di desa, hendaknya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus hadir mendampingi dan memberikan edukasi agar mereka tidak salah melangkah dan tetap pada aturan yang berlaku.

Baca juga:  Gali Potensi Siswa melalui Pengembangan Ekstrakuriker

“Dengan begitu, nantinya tidak ada persoalan, karena dari hasil yang ada masih ada kades yang bermasalah. Maka untuk menghindari itu, kita lakukan Bimtek ke kepala desa dan perangkat desa. Biar semua menjalankan tugas yang sesuai tupoksi dan melayani masyarakat dengan baik,” ungkapnya kepada Joglo Jateng, belum lama ini.

Saat disinggung mengenai dukungan anggota dewan terhadap kondisi riil didesa, dirinya mengatakan bahwa akan mendukung dalam setiap proses penyelenggaraan pemerintah. Pihaknya juga selalu mengawasi dan mengalokasikan anggaran untuk Bimtek yang telah digelar. Supaya mereka benar-benar dalam menjalani tugasnya di desa.

Baca juga:  Penuhi Kebutuhan Pengungsi, Polwan Turun ke Dapur Umum

“Bukan hanya peduli terhadap persoalan administrasi saja tapi melayani masyarakat dengan baik,” tuturnya.

Selain itu, ketika ditanya mengenai keluhan masyarakat di desa dan apa yang pernah dilakukan oleh anggota dewan, dia menjawab, apabila ada perangkat desa yang tidak maksimal dalam menjalankan tugasnya, selaku Ketua DPRD Kudus akan terus mengingatkan untuk melayani masyarakat dengan baik.

“Desa itu tidak jam kerjanya tidak seperti PNS di kabupaten, jam kerja mereka gaada. Secara aturan ada, tapi prakteknya tidak memakai jam. Maka selayaknya dari kami dan Pemkab Kudus, timbal baliknya kinerja mereka kita apresiasi dengan memberikan tunjangan dan penghasilan yang merupakan bentuk perhatian yang sudah melayani masyarakat,” pungkasnya. (cr12/fat)