Pati  

TTE Eror, Layanan Kependudukan Macet

KONDISI: Nampak sejumlah orang sedang mengantre di layanan kependudukan Disdukcapil Pati, belum lama ini. (LUTHFI MAJID/JOGLO JATENG)

PATI, Joglo Jateng – Layanan kependudukan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Pati mengalami trouble atau bermasalah. Akibatnya, pelayanan pembuatan Kartu Keluarga (KK), Kartu Indonesia Anak (KIA), hingga Akta tidak berjalan.

Layanan kependudukan terganggu lantaran Tanda Tangan Elektronik (TTE) mengalami kendala. TTE sendiri merupakan tanda tangan berbentuk elektronik yang digunakan untuk beragam keperluan seperti perkantoran, perbankan, hingga instansi.

TTE telah diterbitkan oleh Balai Sertifikasi Elektronik (BSrE) atau Penyelenggara Sertifikat Elektronik (PSrE). Sistem ini telah mendapat pengakuan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

Baca juga:  Tani Merdeka Pasang Puluhan Ribu Baliho Sudaryono dan Wartoyo

Plt Kepala Disdukcapil Pati, Sutikno Edi mengatakan, trouble layanan kependudukan itu disebabkan karena adanya peralihan TTE. Pihaknya telah mengajukan untuk mengupdate sistem ini agar layanan kependudukan dapat berjalan lagi.

“Saat ini masih peralihan TTE. Kami sudah mengajukan sejak 30 Agustus 2023. Tapi sampai sekarang masih trouble di BSrE pusat,” kata dia, belum lama ini.

Pihaknya saat ini masih terus update dan menunggu informasi dari BSrE dan Dirjen Dukcapil terkait persoalan tersebut. Mengingat trouble yang dialami di daerah ini disebabkan karena masalah di pusat.

Baca juga:  Bawaslu Pati Periksa Kepala Dispermades hingga Kades

Selain itu, saat ini disebut ada ratusan pemohon yang tengah mengajukan pergantian TTE secara bersamaan ke Balai Sertifikasi Elektronik (BSrE). Pasalnya, kata dia, saat ini ada pergantian sebanyak 200 lebih Kepala Disdukcapil di seluruh Indonesia

“Sistem mengalami eror dan harus dilakukan maintenance. Kami mohon masyarakat bersabar sampai menunggu sistem BSrE bisa pulih kembali,” lanjutnya.

Sutikno berharap sistem trouble ini segera pulih. Sehingga layanan di Disdukcapil bisa normal kembali. Pihak juga akan memantau perkembangan sistem ini lebih lanjut.

“Mohon masyarakat sabar. Menurut informasi terkini, karena sistem di Shut Down secara nasional. Maka pelayanan Dukcapil yang memerlukan TTE tidak bisa dilayani seluruh Indonesia,” pungkasnya. (lut/fat)