Tukang Pijat Panggilan Gondol Uang dan Handphone

JUMPA PERS: Kapolsek Sanden, AKP Jumadi (tengah) saat menunjukkan barang bukti dalam konferensi pers ungkap kasus pencurian, Rabu (13/9/23). (JANIKA IRAWAN/JOGLO JOGJA)

BANTUL, Joglo Jogja – Polisi Sektor (Polsek) Sanden berhasil mengungkap pelaku pencurian yang dilakukan oleh tukang pijat panggilan, berinisial TM, warga Purwokerto, Banyumas, Rabu (13/9). Pasalnya, telah mencuri dompet lengkap beserta isinya berupa uang dan surat-surat, serta satu unit handphone.

Kapolsek Sanden, AKP Jumadi mengatakan, pengungkapan perkara ini dilakukan atas laporan dari DH (25) pada 14 Agustus lalu. Dengan mengaku telah mengalami kehilangan saat sedang beristirahat di Pantai Goa Cemara, Patihan, Gadingsari, Sanden.

“Peristiwa dilancarkan saat korban beristirahat di salah satu masjid yang berada di Pantai Goa Cemara. Saat korban tidur, barangnya diletakkan di atas badan. Kemudian, TM melihat dan melancarkan aksinya dengan mengambil handphone, uang tunai Rp 700 ribu dan dompet berisi surat-menyurat,” paparnya.

Baca juga:  Gugah Jiwa Kebudayaan lewat Gelaran Tembang Macapat

AKP Jumadi melanjutkan, handphone dan uang milik korban di ambil dan dibawa lari oleh pelaku. Sedangkan, dompet dan surat-surat diserahkan kepada petugas pom bensin dengan dalih menemukan barang tersebut di jalan.

“Setelah dilakukan penyelidikan beberapa hari, pada 1 September, kami berhasil menangkap pelaku di daerah Purwokerto. Dengan mengamankan barang bukti satu buah handphone. Sedangkan uang tunai sudah habis digunakan oleh pelaku,” jelasnya.

Pihaknya melanjutkan, pelaku pernah melakukan penipuan di Pundong. Serta atas hal itu dia sudah menjalani hukuman di Pajangan selama 7 bulan. “Atas kejadian ini, TM kami jerat dengan Pasal 362 KUHP. Yakni ancaman hukuman paling lama lima tahun penjara,” pungkasnya.

Baca juga:  Masyarakat Pesisir Diberi Pelatihan Medis Dasar

Sementara itu, TM mengaku telah melakukan pencurian tersebut dan dilakukan secara spontan. Serta, barang hasil curian akan digunakan untuk keperluan pribadi. “Saat saya mampir salat subuh, melihat ada barang tersebut dan langsung mengambilnya. Niatnya untuk saya gunakan sendiri,” ungkapnya.(cr13/sam)