KPU-Bawaslu Jateng Pastikan tak Ada Hambatan bagi Disabilitas

SUASANA: Kegiatan Fasilitasi Penguatan Pemahaman Kepemiluan kepada disabilitas yang diselenggarakan oleh Bawaslu Provinsi Jawa Tengah di Semarang, belum lama ini. (HUMAS/JOGLO JATENG)

SEMARANG, Joglo Jateng – Kepala Divisi SDM dan Litbang Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jateng, Muhammad Taufiqurrohman Taufiq mengaku pihaknya bersama Bawaslu Jateng sudah membuat persiapan cukup matang untuk Pemilu 2024. Sehingga tak akan hambatan dalam pelaksaan pemilu mendatang bagi kelompok disabilitas.

“Kami dari KPU ingin memastikan dan kami pastikan bahwa tidak ada hambatan bagi penyandang disabilitas untuk berpartisipasi dalam Pemilu,” ucapnya.

Hal tersebut disampaikannya saat kegiatan fasilitasi penguatan pemahaman kepemiluan kepada disabilitas yang diselenggarakan oleh Bawaslu Provinsi Jawa Tengah di Semarang, belum lama ini. Dengan mengangkat tema “Mewujudkan Pemilu Inklusif di Jawa Tengah” kegiatan ini melibatkan kelompok disabilitas yang ada di Jawa Tengah.

Baca juga:  Rupiah Borobudur Playon 2024 Donasikan Rp 450 Juta untuk Masyarakat

Ia menyampaikan, kegiatan ini sebagai upaya memberikan dukungan bagi seluruh masyarakat untuk bisa berpartisipasi pada Pemilu serentak pada Februari 2024 mendatang. Termasuk di dalamnya kelompok disabilitas.

“Inklusif merupakan mengikutsertakan semua oleh karena itu kita ajak semuanya untuk menjadi bagian dari proses Pemilu di negara kita, maka tidak ada satupun warga negara Indonesia yang mempunyai hak pilih yang diabaikan,” katanya pada kesempatan tersebut.

Berpartisipasi itu, lanjut Taufiq, bisa sebagai pemilih, penyelenggara, ataupun peserta. Tidak hanya itu, semua proses pemilu yang dilakukan oleh KPU juga akan memperhatikan aksesibilitas. Seperti ketika Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) membangun Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Baca juga:  Festival Seni hingga Bedah Rumah akan Ramaikan Harkopnas

“Apakah tempatnya mudah diakses atau tidak. Itu bagian dari perhatian kami dalam hal inklusifitas, terutama kepada penyandang disabilitas,” tandasnya. (luk/gih)