Pemkab Sleman Terus Berupaya Wujudkan Kabupaten Ramah Lansia

HADIR: Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo saat menghadiri seminar Lansia, di Rumah Dinas Bupati Sleman, Selasa (19/9/2023). (HUMAS/JOGLO JOGJA)

SLEMAN, Joglo Jogja – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman terus berupaya untuk mewujudkan wilayah Bumi Sembada sebagai kabupaten yang ramah bagi para lansia. Hal itu diungkapkan Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo saat membuka kegiatan seminar lanjut usia (lansia) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman, Selasa (19/9/2023).

Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo mengatakan, dalam mewujudkan kabupaten ramah lansia, diperlukan kolaborasi dari semua pihak. Baik dalam bidang kesehatan, ekonomi, pendidikan, lembaga kemasyarakatan, maupun organisasi yang menghimpun dan mewadahi lansia.

“Dalam mewujudkan kabupaten yang ramah bagi lansia, semua pihak harus berkolaborasi, bekerja sama memberikan perhatian dan ruang bagi para lansia. Sehingga para lansia dapat lebih produktif dan mandiri,” terangnya.

Baca juga:  Dikpora DIY Larang Keras Perpeloncoan saat MPLS

Menurutnya, gelaran seminar yang diinisiasi Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman menjadi salah satu upaya mewujudkan Sleman ramah lansia. Sehingga adanya seminar menjadi momen untuk menjalin kolaborasi dan koordinasi yang semakin erat. Tujuannya untuk membangun dan mengembangkan sistem peningkatan kesejahteraan lansia secara terintegrasi.

“Kami berharap, agar usia harapan hidup (UHH) di Sleman yang tinggi juga dibarengi dengan peningkatkan kualitas hidup para lansia,” tambahnya.

Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Dinkes Sleman, Atikah Nurhesti menuturkan, kegiatan yang diselenggarakan Dinkes Sleman ini melibatkan kader kesehatan lintas sektor dan lintas program sebanyak 250 peserta.  Kegiatan seminar lansia itu, juga menghadirkan DR. dr. H. Probosuseno, Sp.PD, KGer, SE, MM selaku internis konsultan geriatri (lansia) sebagai narasumber. Ia menyampaikan materi dengan tema Lansia Terawat, Indonesia Bermartabat.

Baca juga:  Peringati Jogja Kembali, Seniman Muda Sukseskan Historical Orchestra

“Dalam kegiatan seminar lansia ini juga dilaksanakan pemeriksaan gratis untuk para lansia,” demikian kata Atikah. (bam/mg4)