TPA Jatibarang Terbakar untuk Kedua Kalinya

BERUPAYA: Sejumlah petugas saat berusaha memadamkan api di TPA Jatibarang, Kecamatan Mijen, beberapa waktu lalu. (ISTIMEWA/JOGLO JATENG)

SEMARANG, Joglo Jateng – Pada Jumat (22/9) lalu, tepatnya pukul 13.06 Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatibarang di Kecamatan Mijen terbakar untuk kedua kalinya. Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Semarang mengonfirmasi, penyebabnya masih dalam tahap penyelidikan.

Kepala Bidang (Kabid) Operasional dan Penyelamatan Penyelamatan Damkar Kota Semarang, Untung Sugiono mengukapkan, akibat dari kejadian itu sebanyak tiga anak sapi ikut terbakar. Satu dari tiga anak sapi itu kondisinya terbakar setengah badan, dan dua lainnya tewas.

“Kondisinya dua terbakar, satunya masih bernyawa tetapi tidak akan bisa hidup lama, karena terbakar separo,” ucapnya saat dikonfirmasi Joglo Jateng.

Baca juga:  Dewan Sayangkan Proses Pembangunan Jembatan Kaca Tinjomoyo Terhenti

Ia menambahkan, kandang sapi disana juga ludes terbakar, karena bangunannya terbuat dari kayu bekas. Dalam proses pemadaman, di TPA Jatibarang, pihaknya mengerahkan sebanyak 8 mobil damkar. Dibantu 50 personel dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) dan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim).

“Kalau armada ada 8, dan personel 50 dibantu dari PDAM dan Disperkim,” jelasnya.

Sebelumnya, pada Senin (18/9) malam telah terjadi kebakaran besar di TPA Jatibarang pada pukul 14.09. Berdasarkan data yang diterima Joglo Jateng, awal kronologi kebakaran itu terjadi karena ada kelalaian membakar ban, sehingga merambah ke area sampah.

Baca juga:  Puluhan Sapi di RPH Kota Semarang Masih Antre Disembelih

Dari total area TPA Jatibarang seluas 46.183 Ha, kurang lebih 8 Ha di antaranya terbakar. Sejumlah warga yang tinggal di permukiman dekat dengan lokasi itu terkena dampak dari asap hitam yang mengepul di udara. (cr7/mg4)