Disdikbud Jateng Launching SIPASTI

SAH: Plh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah Syamsudin Isnaini S.STP, SH, M.H. bersama Kasubag Umum dan Kepegawaian Lilik Rachmawati SE, M.Si berfoto bersama usai launcing SIPASTI di Disdikbud Jateng, Selasa (3/10). (ALLAM MUZHAFFAR/JOGLO JATENG)

SEMARANG, Joglo Jateng – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jawa Tengah (Disdikbud Jateng) meluncurkan platform Sistem Pengelolaan Aset Terintegrasi (SIPASTI) di Aula Gedung B Disdikbud Jateng, Selasa (3/10). Platform tersebut bertujuan untuk meningkatkan pengelolaan aset-aset yang dikelola langsung oleh Disdikbud Jateng.

Kepala Sub Bagian (Kasubag) Umum dan Kepegawaian Disdikbud Jateng, Lilik Rachmawati SE, M.Si mengatakan, platform itu diinisiasi oleh dirinya sebagai penunjang program Disdikbud Jateng. Selain itu, juga sebagai tugas akhir Diklat Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) 2023 yang tengah diikutinya di BPSDMD Jateng.

Lanjut Lilik, pengelolaan aset di Disdikbud Jateng yang belum terdigitalisasi menjadi isu utama yang perlu diatasi. Hal itu lantaran kurangnya keterlibatan teknologi dalam pengelolaan aset, sehingga mengakibatkan hambatan dalam mengakses informasi secara cepat dan efisien oleh calon penyewa.

Baca juga:  Teliti Bumdes, Dosen Unsiq Raih Gelar Doktor Ilmu Manajemen

“Untuk menunjang pengelolaan aset Disdikbud Jateng di era 4.0 ini, kita perlu meluncurkan platform SIPASTI ini. Ini juga untuk membantu calon penyewa yang kesulitan mendapatkan informasi dan harga aset yang disewakan oleh kami. Harapannya setelah ada platform ini transparansi harga dan proses sewa lebih baik. Serta meningkatkan efektivitas pengelolaan aset dan PAD,” papar Lilik usai peluncuran platform SIPASTI, Selasa (3/10/23).

Ia menambahkan, selama ini promosi masih mengandalkan brosur dan informasi dari mulut ke mulut, tanpa disertai transparansi harga sesuai dengan Pergub Nomor 16 Tahun 2022 tentang Tarif Retribusi Daerah Provinsi Jawa Tengah. Karena tanpa transparansi yang jelas, proses sewa dapat menjadi kurang efisien dan menurunkan minat penyewa.

Baca juga:  DP3AP2KB Kota Yogyakarta Ciptakan Zero Stunting Lewat B2SA dan Isi Piringku

Sementara itu, Plh Kepala Disdikbud Jateng Syamsudin Isnaini S.STP, SH, M.H. menuturkan, SIPASTI menyediakan akses yang mudah bagi para calon penyewa aset yang dikelola Disdikbud Jateng. Di platform tersebut menampilkan aset yang disewakan di daerah mana saja, ketersediaan aset pada tanggal berapa saja dan harganya berapa.

Lanjutnya, dengan SIPASTI selain memudahkan masyarakat dalam menyewa aset, juga memberikan manfaat untuk Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Disdikbud sendiri. Karena nantinya Pemprov akan mudah memonitoring dan menentukan pengambilan keputusan yang lebih baik berdasarkan data yang akurat.

“Dengan hadirnya SIPASTI harapannya terkait aset yang dikelola Disdikbud Jateng bisa tercatat dengan baik. Mudah-mudahan dengan inovasi ini, semua bisa mudah ringan transparan dan pendapatannya semakin banyak,” terangnya saat memberikan sambutan saat launching.

Baca juga:  Ribuan Pengawas TPS Resmi Dilantik

Adapun beberapa aset yang dikelola oleh Disdikbud Jateng, sebagai berikut. D’Brotojoyo (Ex Wisma BP Dikjur) di Jalan Brotojoyo Semarang, D’Elang (Ex Wisma BP Diksus) di Jalan Elang Raya No.2 Mangunharjo Tembalang, Museum Ranggawarsita di Jalan Abdul Rahman Saleh Semarang. Termasuk Taman Budaya Jawa Tengah (TBJT) di Jalan Ir. Sutami Surakarta, Cabang Dinas III di Jalan P.Sudirman Pati, Cabang Dinas VII di Jalan Slamet Riyadi Surakarta, Cabang Dinas VIII di Jalan P. Diponegoro Magelang. (all)