Kudus  

Pengurus PKK Diminta Bisa Jadi Problem Solver

KUKUHKAN: Pj Bupati Kudus Bergas Catursasi Penanggungan saat melantik pengurus TP PKK Kabupaten Kudus di Pendapa Kabupaten Kudus, Senin (9/10). (DISKOMINFO KUDUS/JOGLO JATENG)

KUDUS, Joglo Jateng – Peran Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Kudus strategis dalam pembangunan. Pasalnya, PKK memiliki kepengurusan yang terstruktur sampai ke tingkat desa.

Penjabat (Pj) Bupati Kudus Bergas Catursasi Penanggungan menjelaskan PKK mengambil peran sebagai pendamping dan memotivasi masyarakat. Bahkan di tengah berbagai peralihan baik teknologi, iklim, dan perilaku masyarakat, Pengurus PKK harus bisa menjadi penyeimbang perubahan dan memberi arahan kepada masyarakat.

Tak hanya sekadar mengarahkan, diharapkan pengurus PKK menjadi problem solver yang mencerahkan masyarakat. Terutama memberikan solusi dalam Program Prioritas Nasional (PPN) seperti penurunan angka stunting dan lain-lain.

Baca juga:  BUMDes Karya Mulya Ajak Warga Menabung Sampah

Bergas menjelaskan, pengurus PKK harus memiliki karya dan hasil yang berkontribusi bagi Negara. “Pengurus PKK harus mengetahui tugas dan menjadi problem solver bagi masyarakat,” terangnya.

Bergas menekankan, SDM yang sudah ada harus diberdayakan, dan mensosialisasikan informasi penting bagi masyarakat. Setelah itu, program yang telah berjalan dipublikasikan sebagai karya PKK untuk menyiapkan generasi penerus bangsa yang berkualitas.

“Saya pesan empat hal, kalau sudah ada SDM nya yang hebat, harus punya ilmunya, lalu menjadi problem solver agar ilmunya bermanfaat. Kemudian dipublikasikan,” ujarnya.

Baca juga:  Alumni Muallimat Gelar Pelantikan dan Santunan Yatama

Pj. Ketua PKK Kabupaten Kudus Yusi Bergas Catursasi Penanggungan menyatakan siap menindaklanjuti pesan dari Pj. Bupati Kudus. Terlebih, dirinya sebagai Kepala Dinas Kominfo Kudus yang salah satu tugasnya menginformasikan berbagai kebijakan pemerintah. Ia mengungkapkan akan terus menangkal hoax dan mengoptimalkan program PKK.

“Seperti yang Pak Bergas pesan, kami selalu concern dengan berita yang beredar di masyarakat. Kemarin kami juga telah menginformasikan salah satu berita hoax. Kami akan berupaya memaksimalkan 10 program PKK,” ucapnya. (hms/fat)