Meningkatkan Belajar Siswa melalui Penggunaan Metode Demonstrasi

Oleh: Saptowati, S.Pd.
Guru SDN 01 Rembul, Kec. Randudongkal, Kab. Pemalang

BELAJAR adalah proses memperoleh berbagai kecakapan, keterampilan, dan sikap. Kemampuan untuk belajar secara terus menerus memberikan sumbangan bagi pengembangan berbagai ragam gaya hidup.

Pembelajaran merupakan suatu proses yang rumit. Karena tidak sekedar menyerap informasi dari guru, tetapi melibatkan berbagai kegiatan dan tidakan yang harus dilakukan untuk mendapatkan prestasi belajar yang baik.

Salah satu kegiatan pembelajaran yang menekankan berbagai kegiatan dan tindakan yaitu menggunakan pendekatan tertentu dalam pembelajaran. Pendekatan dalam pembelajaran merupakan cara yang teratur untuk mencapai tujuan pembelajaran dan mengembangkan aktivitas belajar yang terukur dengan baik.

Hal ini menuntut adanya sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas. Dengan begitu, perkembangan yang ada dapat dikuasai melalui persaingan yang sehat. Sehingga segala hasil dari sumber daya manusia dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin dan dikembangkan lebih baik lagi.

Baca juga:  Guru Bangun Kepercayaan Diri pada Siswa Korban Bullying

Hudoyo (1990:139) memberikan batasan bahwa hasil belajar adalah proses berpikir untuk menyusun hubungan-hubungan antara bagian-bagian informasi yang telah diperoleh sebagai pengertian-pengertian. Karena itu orang menjadi memahami dan menguasai hubungan-hubungan tersebut. Sehingga orang itu dapat menampilkan pemahaman dan penguasaan bahan pelajaran yang dipelajari.

Menurut Sudjana (1997:10), hasil belajar adalah kemampuan-kemampuan yang dimiliki siswa setelah ia menerima pengalaman belajarnya. Sudjana membagi tiga macam hasil belajar. Yaitu keterampilan dan kebiasaan, pengetahuan dan pengertian, serta sikap dan cita-cita.

Permasalah yang kami hadapi adalah penjelasan materi yang terlalu cepat, penggunaan alat peraga yang kurang lengkap. Kemudian kurangnya perhatian guru terhadap siswa yang memerlukan perhatian khusus.

Pembelajaran yang dilakukan kami dalam mata pelajaran bahasa Indonesia mengenai mendeskripsikan benda dan buah–buahan serta menyampaikan rasa suka atau tidak suka. Siswa yang mencapai nilai di bawah 70 sebanyak 18 siswa dari 30 siswa.

Baca juga:  Guru Bangun Kepercayaan Diri pada Siswa Korban Bullying

Melihat kondisi rendahnya prestasi atau hasil belajar siswa tersebut beberapa upaya dilakukan dengan menambahkan metode pembelajaran yaitu metode demonstrasi. Melaksanakan pembelajaran dengan metode ini kepada siswa diharapkan dapat meningkatkan aktivitas belajarnya. Sehingga terjadi penguatan terhadap materi yang diberikan di sekolah agar siswa mampu meningkatkan hasil belajarnya.

Adapun langkah-langkah dalam kegiatan pembelajaran dengan metode demonstrasi adalah sebagai berikut. Pertama, guru memberikan penjelasan tentang materi yang disampaikan. Kedua, guru memberikan contoh cara mendemonstrasikan materi yang dibahas. Ketiga, guru meminta siswa membuat kelompok untuk mengerjakan tugas.

Penggunaan metode demontrasi yang telah kami laksanakan dalam dua kegiatan. Maka dapat kami peroleh hasil yang sangat memuaskan, dilihat dari peningkatan kemampuan siswa yang sebelumnya capaian nilainya di atas 70 sebanyak 8 siswa dari 30 siswa. Pada kegiatan pertama meningkat jadi 18 siswa, dan meningkat lebih banyak lagi menjadi 24 siswa yang mencapai nilai di atas 70 pada kegiatan kedua.

Baca juga:  Guru Bangun Kepercayaan Diri pada Siswa Korban Bullying

Dari hasil penerapan metode demontrasi yang kami laksanakan tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa metode tersebut sangat membantu meningkatkan daya serap siswa dalam pembelajaran materi Mendeskripsikan Benda dan Buah–buahan serta Menyampaikan Rasa Suka atau tidak Suka mata pelajaran bahasa Indonesia kelas 1. Tepatnya di SDN 01 Rembul, Kecamatan Randudongkal, Kabupaten Pemalang.

Kami berharap, penerapan metode demonstrasi dapat juga diterapkan oleh rekan guru lain sebagai bahan masukan dalam meningkatkan mutu pendidikan di kelasnya. Tujuannya untuk meningkatkan pemberdayaan metode demontrasi agar prestasi belajar siswa lebih baik. (*)